Indonesia Akan Wajibkan Uji Tabrak Bagi Kendaraan, Wacana Atau Siap Direalisasikan?

Indonesia Akan Wajibkan Uji Tabrak Bagi Kendaraan, Wacana Atau Siap Direalisasikan?

326
0
BERBAGI
Uji tabrak salah satu MPV di Indonesia (Foto: ASEAN NCAP)

Sebagai salah satu negara di kawasan ASEAN yang memiliki populasi kendaraan terbesar dan didukung oleh industri otomotif yang kian menggeliat, rasanya sudah waktunya Indonesia melangkah lebih lanjut dalam hal keselamatan penumpang. Artinya, perlu ada regulasi bagi produsen otomotif di dalam negeri untuk meningkatkan lagi kualitas produknya agar memberikan perlindungan lebih baik bagi konsumen.

Perkara fitur keselamatan yang selama ini kerap dipangkas oleh produsen otomotif di Indonesia agar harga jual produknya tetap kompetitif adalah salah satu yang sepatutnya disoroti, karena kemampuan kendaraan dalam melindungi penumpang maupun pengguna jalan lain jadi dipertanyakan saat terjadi kecelakaan.

Wacana Regulasi Uji Tabrak di Indonesia

Salah satu faktor penting saat suatu kendaraan akan dilepas ke pasaran adalah adanya pengujian tabrak untuk menilai seberapa efektifkah suatu kendaraan memberikan perlindungan, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya. Ironisnya, Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan pasar otomotif terbesar se-Asia Tenggara justru tidak memiliki regulasi mengenai uji tabrak.

Dengan adanya pengujian tabrak di Indonesia, maka produsen otomotif akan memilih untuk melakukan pengembangan di Indonesia yang berdampak positif bagi industri otomotif dalam negeri (Foto: Telegraph)
Dengan adanya pengujian tabrak di Indonesia, maka produsen otomotif akan memilih untuk melakukan pengembangan di Indonesia yang berdampak positif bagi industri otomotif dalam negeri (Foto: Telegraph)

Seperti kita ketahui bersama, saat ini banyak produsen mulai giat mengembangkan dan memproduksi model kendaraannya secara lokal di Indonesia. Selain murah secara biaya, hal ini juga tentunya bagus bagi perkembangan industri otomotif dalam negeri. Untuk itulah rasanya sudah waktunya Indonesia memiliki regulasi dan fasilitas uji tabrak sendiri.

Kesadaran dan Pemahaman yang Belum Tinggi

Jika kita cermati, saat ini masih banyak konsumen otomotif yang kurang paham mengenai perlunya standar keamanan pada sebuah kendaraan. Padahal, standarisasi terkait keamanan sebuah kendaraan amatlah penting. Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia pun tak semuanya memiliki kemauan dan kesadaran untuk melakukan uji tabrak pada lini kendaraannya, karena selama ini uji tabrak mobil lokal biasanya dilakukan di luar negeri bersama prinsipal.

Crash Test Dummies yang dipasangkan di jok belakang berfungsi untuk mengetahui sejauh mana mobil dapat melindungi penumpang di bagian belakang jika terjadi kecelakaan (Foto: Trucktrend)
Crash Test Dummies yang dipasangkan di jok belakang berfungsi untuk mengetahui sejauh mana mobil dapat melindungi penumpang di bagian belakang jika terjadi kecelakaan (Foto: Trucktrend)

Dilema inilah yang seharusnya diselesaikan tuntas. Katakanlah pemerintah masih belum bisa mewujudkan wacana pembuatan fasilitas uji tabrak di dalam negeri, setidaknya diperlukan regulasi untuk memasukan uji tabrak ke dalam salah satu syarat sertifikasi uji tipe kendaraan. Tak hanya itu, perkara standar emisi juga menjadi salah satu faktor yang tak kalah pentingnya untuk diperhitungkan.

Jadi, apakah ini semua akan berakhir sebagai wacana atau segera direalisasikan? Kita tunggu saja perkembangannya!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY