Tentang Pengurangan Fitur Mobil yang Masuk ke Indonesia, Nissan Punya Jawabannya

Tentang Pengurangan Fitur Mobil yang Masuk ke Indonesia, Nissan Punya Jawabannya

650
0
BERBAGI
(foto : Nissan)

Selama ini, para penggemar otomotif Indonesia selalu bertanya-tanya tentang pengurangan fitur yang sering dilakukan oleh APM ketika memasukkan produk baru dari luar. Ketika mendapat referensi dari luar negeri, para penggemar otomotif Indonesia kadang tertarik dengan beberapa mobil yang memiliki fitur-fitur istimewa, tetapi akhirnya kecewa karena mobil yang masuk ke Indonesia mendapat pamangkasan fitur besar-besaran.

Ketika kejadian itu berulang-ulang terjadi, akhirnya di benak penggemar otomotif Indonesia pun sudah tertanam bahwa mobil yang masuk ke Indonesia pasti sudah dipotong fiturnya di sana-sini. Sebenarnya hal itu wajar saja, karena umumnya, produsen mobil beralasan mengurangi fitur yang ada di mobil untuk membuat harga jual semakin terjangkau.

Nissan Punya Jawaban Sendiri

Berkaitan tentang pemotongan fitur itu, pihak Nissan mempunyai jawaban sendiri. “Paradigma yang mungkin sudah terlalu mengakar di kita bahwa mobil yang diluncurkan di Indonesia itu pasti down specification¬†(pengurangan spesifikasi) sebenarnya jawabannya belum tentu juga. Artinya sebelum ditawarkan fitur itu sudah menjalani studi terlebih dulu apakah itu (fitur) kita aplikasikan di sini atau tidak. Kalau tidak, ada banyak faktor ya salah satunya infrastruktur, selama itu infrastruktur mendukung kami tidak akan mengurangi fitur,” terang Budi Nur Mukmin, General Manager Marketing Strategy PT Nissan Motor Indonesia.

Nissan Rogue Facelift atau dikenal juga sebagai X-Trail (Foto : Autoweek)
Nissan Rogue Facelift atau dikenal juga sebagai X-Trail (Foto : Autoweek)

Budi mencontohkan satu kasus yang baru saja terjadi, Nissan Serena dengan teknologi ProPILOT. Fitur ini sudah pasti tidak akan meluncur di Indonesia, karena untuk kondisi yang sekarang infrastruktur tidak tersedia di sini. Tetapi jika tidak terkendala insfrastruktur dan tidak bisa memangkas harga karena target segmen yang sudah tepat, maka mobil Nissan yang masuk ke Indonesia pun akan sama dengan yang ada di luar negeri.¬†“Kalau itu tergantung segmennya ya kalau segmen premium, misalnya X-Trail dan Serena kami tidak punya kekhawatiran dari sisi harga karena X-Trail itu yang paling laris, yang paling mahal,” tutup¬†Budi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY