Aplikasi E-Tilang Akan Diberlakukan 16 Desember 2016

Aplikasi E-Tilang Akan Diberlakukan 16 Desember 2016

894
0
BERBAGI
Dengan adanya tilang online, diharapkan pungli tidak ada lagi (ilustrasi : muranews.com)

Masih ingatkah Anda pada wacana diberlakukannya aplikasi tilang online beberapa waktu lalu? Aplikasi yang bertujuan untuk menghapus pungutan liar (pungli) ini rencananya akan mulai dipergunakan pada 16 Desember 2016 dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

Hadirnya aplikasi e-tilang diharapkan bisa memangkas birokrasi dan meminimalisasi proses yang dilakukan secara manual. Melalui sistem ini, nantinya pelanggar dapat melakukan penitipan denda tilang melalui bank yang diharapkan dapat mempermudah semua pihak terkait.

Punya Sejumlah Tujuan Penting

Penerapan aplikasi ini juga disebut memiliki sejumlah tujuan penting seperti meminimalisir peluang oknum petugas penindak untuk memeras atau menerima suap, serta memangkas kesempatan para calo atau oknum petugas mempermainkan pelanggar di pengadilan. Dari pihak pelanggar pun jadi lebih menyadari akan dampak pelanggaran yang dilakukannya. Selain itu, penindakan pelanggaran seperti ini sekaligus berfungsi sebagai penyelamatan, pencegahan, memberi edukasi dan pelayanan prima.

aplikasi e-Tilang (sumber : kabarkedirinews.com)

Dengan sistem berbasis online, denda tilang dapat secara transparan diaudit dan dikontrol penyaluran dan pemanfaatanya. Aplikasi ini juga merupakan suatu landasan bagi modernisasi, menuju sistem tilang secara elektronik, yang implementasinya dapat dilakukan secara manual, online maupun elektronik.

Teknis Tilang

Lantas, bagaimana penerapannya? Dengan adanya e-tilang, petugas tidak perlu lagi mencatat pelanggaran di buku tilang, tetapi cukup langsung di aplikasi e-tilang. Setelah dicatat jenis pelangggarannya, maka keluarlah besaran denda yang harus dibayarkan. Pelanggar tinggal membayarkannya ke bank. Jika ternyata putusan pengadilan denda tidak sebesar jumlah maksimal yang ditransfer, uang akan dikembalikan ke pelanggar. Bukti pembayaran di bank bisa digunakan untuk mengambil surat yang disita petugas.

Ilustrasi pelanggar menunjukkan SIM C dan struk pembayaran denda tilang seusai membayar denda tilang dengan sistem online (Foto: Sindo)

Dengan aplikasi ini, masyarakat jadi tidak perlu repot mengikuti sidang tilang di pengadilan. Selain itu yang paling penting, aplikasi ini juga diharapkan bisa memberantas pungli, karena interaksi langsung antara pelanggar dengan petugas di lapangan akan lebih terminimalisir.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY