Memilih Kaca Film Mobil yang Tepat Untuk Mobil Anda dengan 6 Langkah

Memilih Kaca Film Mobil yang Tepat Untuk Mobil Anda dengan 6 Langkah

712
0
BERBAGI
Ragu memilih produk kaca film mobil? Baca artikel ini! (Foto: gudangcara)

Pemilik mobil biasanya akan menambah beberapa pernak-pernik maupun aksesoris untuk menunjang kenyamanan mobilnya. Maklum, mobil pribadi punya peran penting dalam mobilitas sehari-hari baik sendiri maupun bersama keluarga. Salah satu pernak-pernik yang kerap ditambahkan oleh pengguna mobil adalah kaca film. Kaca film mobil berfungsi untuk melindungi penumpang dari panas sinar matahari karena mampu meredam panas terik dengan baik.

Namun, masih banyak orang yang tidak mengerti bagaimana cara memilih kaca film mobil yang baik. Harga yang murah dari beberapa merek kadang membuat kita tidak waspada dan tertipu dengan kaca film yang berkualitas rendah. Belum lagi adanya produk-produk palsu yang banyak beredar di pasaran. Berikut ini kami berikan sejumlah tips untuk memilih kaca film mobil yang baik agar Anda tak kecewa di kemudian hari.

1. Perhatikan Cetakan atau Logo Kaca Film

Perhatikan cetakan atau logo pada kaca film, usahakan memilih kaca film dengan cetakan setipis dan serapi mungkin (Foto: Filmkaca)

Saat ini, banyak sekali pemalsu kaca film yang mampu membuat kaca film mobil mirip dengan produk asli. Oleh karenanya, adanya print pada kaca film bukan jaminan keaslian, karena memalsu print pada kaca film pun bisa dilakuan. Jangan memilih kaca film dengan cetakan logo tak rapi, mulai dari tinta meluber atau terlalu tebal. Selain bisa menjadi indikasi pemalsuan, kaca film yang digulung dengan logo atau tinta terlalu tebal bisa membuat kaca film bergelombang. Jika demikian, sinar lampu yang diterima pada malam hari bisa terpecah. Sebisa mungkin pilihlah kaca film dengan cetakan setipis dan serapi mungkin.

2. Ketebalan Kaca Turut Menentukan

Ketebalan kaca film juga jadi penentu kualitas (Foto: mobilku)

Sebagai kaca yang punya fungsi menahan panas matahari, idealnya kaca film mobil punya ketebalan antara 1,5 – 1,7 mikro. Jika kurang dari itu, maka Anda patut meragukan keasliannya. Meskipun tipis, namun produk kaca film asli tetap kaku. Sedangkan pada produk palsu atau kaca film mobil berkualitas rendah biasanya sangat tipis dan lentur.

3. Harga Tak Pernah Bohong

Harga tak pernah bohong (Foto: Wolvoman)

Menganut ungkapan lama, ada harga ada barang, hal ini juga berlaku pada kaca film. Semakin baik kualitasnya, maka harganya pun kian mahal. Oleh karenanya, jangan tergoda tawaran kaca film berharga murah yang kemungkinan besar produk palsu. Saat ini, kaca film yang baik rata-rata merupakan produk impor dan hanya didatangkan lewat distributor resmi dengan standar harga pasti. Tiap kaca film punya kode wilayah, sehingga jika Anda mendapatkan kaca film yang beredar di luar batasan kode wilayah, besar kemungkinan Anda tidak bisa mendapat layanan garansi jika terjadi masalah pada kaca film Anda.

4. Simpan Kartu Garansi

Kartu garansi bisa jadi jaminan bahwa produk kaca film yang Anda pergunakan asli (Foto: optimaforums)

Sebagai produk asli, sudah sewajarnya jika Anda mendapatkan kartu garansi saat memasang kaca film. Selain bisa digunakan untuk mengklaim layanan purna jual kaca film Anda, kartu garansi juga menjadi penjamin keaslian dari kaca film.

5. Gunakan Lampu Sorot

Jika kaca film pecah saat disorot lampu berkekuatan 600 watt, maka kualitasnya patut dipertanyakan (Foto: thefitrv)

Jika Anda merasa ragu dengan keaslian ataupun kualitas kaca film yang akan Anda beli, ada cara yang ampuh untuk mengujinya, yakni dengan menggunakan lampu sorot. Meskipun sedikit rumit, tapi cara ini efektif. Tempelkan kaca yang sudah dilapisi film ke lampu sorot 600 watt, dan diamkan selama 3 menit. Jika kualitas buruk, kaca tersebut akan pecah.

6. Gunakan Termometer

Salah satu cara untuk mengetahui kualitas kaca film mobil bisa dengan termometer (Foto: Aliexpress)

Jika Anda kesulitan mendapatkan lampu sorot, jangan khawatir, karena masih ada lagi cara lainnya: memakai termometer. Jemur mobil Anda yang telah dipasangi kaca film di bawah sinar matahari dalam beberapa saat. Setelah dirasa cukup menyerap panas, pasang termometer di kaca tersebut. Jika tingkat suhunya cukup tinggi, kualitas kaca film itu layak dipertanyakan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY