Kopling Mobil Anda Los? Jangan Panik, Lakunlah Hal Berikut

Kopling Mobil Anda Los? Jangan Panik, Lakunlah Hal Berikut

2144
0
BERBAGI
(foto : cartech)

Mobil yang aktif dipakai sehari-hari seharusnya juga memerlukan perhatian ekstra dalam hal perawatan. Karena dalam sebuah mobil ada banyak sekali hal yang harus diperhatikan agar semuanya bisa berjalan dengan lancar. Sayangnya, bagi orang yang sangat sibuk, sering lupa memperhatikan kondisi mobil dengan detail. Kadang lupa cek oli mesin, oli rem, air radiator, oli power steering, dan lain sebagainya. Maka tidak heran jika suatu saat pemakai mobil akan menghadapi masalah yang jarang terjadi, seperti power steering yang tiba-tiba berat atau kopling yang terasa los.

Untuk kopling yang masih menggunakan kabel, jika terasa los mungkin dikarenakan putus kabel kopling, sedangkan untuk kopling yang memakai sistem hidrolik masalah ini disebabkan karena tekanan hidrolik garpu penyanggah kopling (shift fork) tidak mencapai tekanan maksimal. Hal ini disebabkan karena terjadi kekurangan oli kopling, jika terjadi kekurangan yang drastis, pasti ada masalah kebocoran pada beberapa komponen kopling. Kopling yang los seperti berakibat tidak bisa dipakainya lagi kopling untuk memasukkan persneling.

Jangan Panik

Jika terjadi masalah seperti ini ditengah perjalanan, kebanyakan pengemudi akan langsung panik. Kepanikan ini malah menyebabkan anda sulit untuk berkonsentrasi mencari solusi. Anda tidak boleh panik agar bisa berpikir dengan tenang. Jika kebetulan anda mengalamai hal ini, segeralah menepi kemudian pindahkan gigi ke posisi netral, lalu matikan mesin mobil. Untuk pertolongan pertama, anda tidak perlu menelepon bengkel lalu meminta mobil diderek karena Anda bisa lebih dulu mengatasi masalah ini sendiri dengan mudah.

Tabung oli kopling bentuknya kecil, biasanya ada di depan kemudi (foto : G35 Driver)

Buka kap mesin anda, lalu cek tabung oli kopling. Tabung minyak ini terletak di ruang mesin tepat di depan kemudi, ukurannya hanya sebesar tiga jari. Bukalah tutup tabung lalu periksa minyak di dalamnya, apakah sudah habis atau masih tersisa. Jika minyak sudah habis, carilah toko sparepart terdekat dan belilah oli kopling atau jika terdesak, anda bisa menggunakan oli rem yang bisa dibeli di toko perkakas karena keduanya memiliki fungsi yang sama.

Jika memang anda hanya bisa menemukan minyak rem DOT 3, maka pakai saja dulu, setelah bisa jalan bawalah ke bengkel untuk menguras dan membersihkan tabung oli kopling (foto : Walmart)

Sebenarnya, tidak semua oli rem diperbolehkan untuk dipakai. Biasanya oli rem dengan kode DOT 3 tidak disarankan bagi mobil Eropa yang mengalami masalah serupa, tetapi jika anda memang sedang dalam keadaan terdesak, maka gunakanlah minyak rem tersebut lebih dulu. Setelah diisi oli, cobalah kopling anda, kocok-kocok dulu pedalnya hingga terasa tidak los lagi. Setelah bisa dipakai jalan, barulah sebaiknya anda bawa mobil anda ke bengkel untuk cek kopling lebih lanjut, karena mungkin di bagian master koplingnya ada masalah.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY