Seolah Mati Suri, Indomobil Coba Pertahankan Volvo di Indonesia

Seolah Mati Suri, Indomobil Coba Pertahankan Volvo di Indonesia

763
0
BERBAGI
Ilustrasi perakitan Volvo XC90 di Swedia (Foto: Kompas)

Bagi Anda yang termasuk ‘generasi lama’, pasti familiar dengan merek Volvo, terlebih karena merek berjuluk Swedish Tank ini acapkali menjadi kendaraan dinas para Menteri di era kepemimpinan Presiden Soeharto. Alasannya, Volvo terkenal memiliki reputasi tinggi di bidang keamanan dan keselamatan berkendara.

Saat ini, keberadaan Volvo di Indonesia seolah mati suri. Meskipun jarang terdengar namanya, baik dalam hal penjualan maupun penampilan di ajang eksibisi otomotif nasional, namun automaker asal Swedia ini masih ada di Indonesia dan berada dibawah naungan Grup Indomobil. Lantas, bagaimana sebenarnya kondisi Volvo di dalam negeri?

Kurang Dukungan Prinsipal

Meskipun masih terafiliasi dengan Grup Indomobil, namun Volvo tidak memiliki dealer di Indonesia. Penjualannya juga tidak membuahkan hasil satupun sejak tahun 2014 lalu. Hal ini terjadi lantaran kurangnya dukungan dari prinsipal Volvo, termasuk adanya kontinuitas model terbaru. Meskipun Indomobil juga menaungi sejumlah merek lain seperti Suzuki, Nissan, Volkswagen, Renault, dan Audi, namun pihaknya mengaku masih berkeinginan untuk mempertahankan Volvo di Indonesia.

Kurangnya dukungan prinsipal jadi kendala Volvo di Indonesia (Foto: dealershipreview)

Menurut Komisaris Grup Indomobil, Gunadi Sindhuwinata, permasalahan dukungan prinsipal ini terkendala oleh fokus Volvo yang sedang terpusat ke pasar domestik China, apalagi nama Volvo terbilang besar di negeri tirai bambu itu. Maklum, Volvo telah dibeli oleh perusahaan China, Geely, pada tahun 2010 silam.

Diperebutkan Oleh Tiga Agen Pemegang Merek

Pada tahun 2015 silam, sebenarnya ada tiga perusahaan yang menjadi distributor kendaraan di Indonesia, atau biasa kita kenal sebagai Agen Pemegang Merek (APM), yang bersaing mengambil alih Volvo dari Indomobil yang seolah membiarkan Volvo mati suri.

Garansindo jadi salah satu perusahaan yang tertarik mengambil-alih Volvo (Foto: Bisnis)

Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Grand Auto Dinamika (yang memegang kendali pemasaran beberapa merek Eropa seperti Jaguar, Land Rover, dan Bentley), PT Geely Mobil Indonesia (pemegang merek Geely di Indonesia) dan PT Garansindo Inter Global (memasarkan beberapa merek Fiat Chrysler Automobiles sepert Jeep, Chrysler, Dodge, Fiat, dan Alfa Romeo). Meski begitu, hingga saat ini Grup Indomobil masih memegang merek Volvo di Indonesia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY