Nissan Akhirnya Mengaku Bersalah kepada Pemerintah Korea Selatan

Nissan Akhirnya Mengaku Bersalah kepada Pemerintah Korea Selatan

679
0
BERBAGI
(foto : Autocar)

Masih ingat dengan kasus manipulasi yang dibuat oleh Nissan di Korea Selatan pada bulan Mei tahun lalu? Pemerintah Korea Selatan waktu itu melalui Kementerian Lingkungan Hidupnya memutuskan untuk mengajukan tuntutan pidana kepada Nissan Motor Korea Selatan karena diduga telah memalsukan data uji emisi pada produk SUV Nissan Qashqai. Pemerintah Korea Selatan waktu itu memerintahkan untuk menarik kembali 824 unit Qashqai yang sudah terlanjur terjual di Korea Selatan.

Selain itu, Pemerintah Korea Selatan juga meminta Nissan untuk membayar denda sebesar 340 juta won atau sekitar Rp 3,9 miliar. Waktu itu, pihak Nissan sendiri masih menyangkal akan tuduhan-tuduhan yang dilancarkan tersebut, karena pihak Nissan masih bersikeras kalau tuduhan pihak Korsel masih belum memiliki dasar. Bahkan pihak Nissan sempat berencana untuk menyeret Kementerian Lingkungan  Hidup Korea Selatan ke pengadilan.

Akhirnya Mengaku

Setelah berbulan-bulan terjadi ketegangan antara Nissan dan Pemerintah Korea Selatan, hari Rabu, 4 Januari 2017 kemarin Nikkei memuat berita yang menjelaskan bahwa pihak Nissan Motor akhirnya membenarkan pernyataan pemerintah Korea Selatan, yang mengatakan bahwa unit lokal dari merek Jepang tersebut telah memalsukan dokumen sertifikasi untuk dua modelnya, Nissan Qashqai dan Infiniti Q50.

Kepala dinas lingkungan hidup Korea Selatan, Hong Dong-kon saat berbicara tentang pelanggaran yang dibuat oleh Nissan pada bulan Mei 2016 lalu (foto : Nikkei)

Pihak Nissan dalam siaran resminya menyatakan, pihaknya akan terus mengikuti instruksi otoritas terkait, dalam hal ini Pemerintah Korea Selatan, dan memastikan bahwa insiden seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY