Perusahaan Asuransi Makin Optimis Berkat Mobil LCGC

Perusahaan Asuransi Makin Optimis Berkat Mobil LCGC

389
0
BERBAGI
(sumber : Toyota Astra Motor)

Mobil-mobil LCGC diprediksikan akan menyumbang angka penjualan yang cukup besar di tahun 2017 ini. Prediksi ini timbul karena adanya proyeksi dari Gaikindo yang memprediksikan pasar otomotif di tahun 2017 ini akan kembali tumbuh. Pihak yang kemudian ikut merasakan optimis adalah para pengusaha asuransi kendaraan bermotor, salah satunya adalah PT Asuransi Adira Dinamika atau lebih akrab dikenal dengan nama Adira Insurance.

Optimisme ini boleh saja timbul karena sebagai salah satu bisnis penunjang, asuransi diprediksi bakal ikut terangkat jika penjualan otomotif meningkat. Underwriting Motor Vehicle Department Head Adira Insurance, Rian Ardianto mengatakan, “Jika kami lihat prediksi Gaikindo dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), serta performa bisnis di 2016 lalu, kami optimistis bisnis asuransi kendaraan bermotor akan terus tumbuh. Pertumbuhan tersebut juga tidak terlepas dari penjualan kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) yang cukup menggembirakan.”

Pilih Jaminan yang Dibutuhkan

Tidak hanya sekedar mengambil keuntungan bisnis, Rian juga ingin masyarakat yang akan menggunakan jasa asuransi tidak merasa tertipu. Oleh karena itu, Rian memberikan bebera tips untuk masyarakat yang ingin menggunakan jasa asuransi untuk kendaraan roda empatnya. Rian mencatat ada empat hal yang perlu dilakukan demi mengoptimalkan perlindungan pada kendaraan bermotor, pertama, pahami persis jaminan yang dibutuhkan. Masyarakat jangan sampai membeli jaminan yang justru tidak diperlukan. Kedua, pahami apa saja yang menjadi jaminan dari polis yang dibeli dan apa saja yang dikecualikan dalam polis. Pemakai asuransi harus teliti, jangan sampai tertanggung mengetahuinya ketika sudah terjadi musibah.

Tanyakan dengan detail proses klaim, juga tentang hak dan kewajiban tertanggung. Jangan sampai merasa ditipu oleh asuransi (foto : RMJ Market)

Tanyakanlah dengan rinci kepada perusahaan asuransi atau perantara ketika akan membeli produk. Ketiga, calon tertanggung harus mencari informasi mengenai reputasi dan pelayanan dari perusahaan asuransi, serta memeriksa jaringan cabang dan bengkel dari perusahaan asuransi tersebut. Calon tertanggung harus mengerti bagaimana cara mereka menangani klaim. Terakhir, calon tertanggung juga perlu melihat nilai lebih yang diberikan oleh perusahaan asuransi. Misalnya, melihat akses dan kemudahan yang diberikan untuk menghubungan perusahaan asuransi terkait ketika akan mengajukan klaim.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY