Korea Selatan Alami Penurunan Jumlah Produksi, Apa Penyebabnya?

Korea Selatan Alami Penurunan Jumlah Produksi, Apa Penyebabnya?

534
0
BERBAGI
Produksi KIA (Foto: asiarisingtv)

Sebagai salah satu negara yang menghasilkan mobil-mobil laris di pasaran, Korea Selatan (Korsel) justru mengalami penurunan produksi pada tahun 2016 lalu. Jika merujuk pada data yang dirilis oleh Korea Automobile Manufacturers Association (KAMA), lima pabrikan mobil yang berbasis di Korsel mengalami penurunan produksi hingga 7,2 persen dibanding 2015 lalu.

Sebelum ini, Korsel dikenal sebagai negara produsen mobil nomor lima terbesar di dunia. Gara-gara penurunan ini, posisinya turun satu peringkat di nomor enam di bawah China, Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman.

Akibat Pemogokan

Jika sebelumnya gabungan produsen otomotif di Korsel mampu mencatatkan angka produksi sebesar 4.555.957 unit mobil di tahun 2015, hingga tahun 2016 kemarin angka yang diperoleh turun hingga 4.228.536 unit mobil. Salah satu hal yang dirasa menjadi penyebab menurunnya produksi mobil di Korsel adalah adanya rangkaian pemogokan buruh pada dua pabrikan terbesar asli Korsel: Hyundai dan KIA.
Pemogokan di Hyundai (Foto: gettyimages)
Akar mula adanya pemogokan disebabkan oleh negosiasi kenaikan upah yang alot dan tak kunjung berakhir. Untungnya, kedua pabrikan itu masih mmepunyai 12 basis produksi yang tersebar di sembilan negara, termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok. Berkat itulah angka produksi kedua produsen ini tidak ‘terjun bebas’ secara global, meskipun harus terseok-seok di dalam negeri.

Nasib Produsen Lain di Korea Selatan

Produksi GM Korea untuk ekspor menurun, terutama untuk merek Chevrolet (foto: inautonews)
Menurut data, produksi lokal Hyundai turun 9,6 persen dari sebelumnya, sedangkan KIA turun 9,4 persen. Produsen lain yang berbasis di Korsel seperti General Motors Korea juga mengalami penurunan produksi dan turun 5,7 persen dari sebelumnya. Untuk General Motors Korea, penyebabnya lebih dikarenakan turunnya permintaan ekspor, terutama pada merek Chevrolet.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY