Lama Tidak Terdengar Suaranya, Peugeot Indonesia Apa Kabar?

Lama Tidak Terdengar Suaranya, Peugeot Indonesia Apa Kabar?

1011
0
BERBAGI
(sumber : Wikipedia)

Lama kita tidak mendengar kabar tentang Peugeot Indonesia. Jarang berkeliaran di jalan, jarang juga dibicarakan di media-media otomotif Indonesia, membuat kita agak lupa dengan merk mobil asal Perancis ini. Lalu apa kabar dengan Peugeot di Indonesia? Peugeot Indonesia masih ada, sayangnya, kabarnya kurang begitu menyenangkan. Merk asal Perancis ini di Indonesia bernaung di bawah bendera Astra International, raksasa otomotif Indonesia yang tidak diragukan lagi kesuksesannya dalam memasarkan produk-produk otomotifnya.

Berbeda dengan saudara-saudara seperguruannya di Astra International, tampaknya Peugeot mengalami tahun-tahun yang buruk belakangan ini. Dari data penjualan yang dirilis oleh Gaikindo tahun 2016 lalu, selama periode Jauari – November 2016 Peugeot hanya berhasil terjual sebanyak 35 unit saja di Indonesia. Tentu saja ini menjadi hal yang buruk mengingat kiprah Astra selama ini yang selalu cemerlang di dunia otomotif Indonesia.

Tetap Dipertahankan

Memang pejualan Peugeot yang buruk ini terlihat menyedihkan, tetapi walau begitu, Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiarto mengatakan bahwa merk ini akan tetap dipertahankan oleh Astra International. “Kami akan tetap pada langkah kami yang sedang kami lakukan, sampai suatu hari ada strategi baru yang lebih menguntungkan buat perkembangan bisnis kami,” jelas Prijono.

Peugeot RCZ, model yang menyumbang penjualan terbanyak (fot : Car Advice)

Dari 35 model Peugeot yang bisa terjual di Indonesia, Peugeot RCZ menyumbang penjualan terbanyak. Mobil berbentuk sportscar ini laku karena mempunyai harga yang lebih terjangkau daripada sportscar yang lain. “Banyak faktor yang harus diperhatikan, jadi tidak semudah itu kami akan menyerah. Tapi kami sebagai Astra sebagai pemain otomotif terbesar tidak ingin meninggalkan konsumen. Paling tidak kami mempertahankan supaya mereka kembali ke workshop kami,” tutup Prijono.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY