FBI Tangkap Tokoh Kunci Skandal Emisi VW

FBI Tangkap Tokoh Kunci Skandal Emisi VW

172
0
BERBAGI
Babak baru dieselgate: petinggi VW ditangkap FBI (Foto: engadget)

Volkswagen (VW) mengawali tahun 2017 ini dengan berita buruk: Biro Investigasi Federal (FBI) menangkap salah seorang petinggi VW di Florida, Amerika Serikat pada Jumat (6/1/2017) karena dianggap terlibat sekaligus menjadi tokoh kunci dari kasus dieselgate yang telah menimpa VW sejak bulan September 2015.

Sebelum ini, salah seorang engineer VW yang bernama James Liang telah mengaku bersalah di hadapan Pengadilan Federal di Detroit, Amerika Serikat. Liang mengaku telah membantu merancang dan menambahkan software tertentu untuk mengakali pengujian emisi karena menyadari bahwa para engineer VW tidak dapat membuat mesin yang bisa menembus standar emisi Amerika Serikat.

Peran Sang Petinggi

Petinggi VW yang ditangkap oleh FBI tersebut adalah Oliver Schmidt yang menjabat sebagai Emissions Compliance Manager Volkswagen di Amerika Serikat. Tak sekedar menjadi tokoh kunci dieselgate, Schmidt juga disebut sebagai orang yang bertanggung jawab dalam memastikan penegak hukum Amerika Serikat tidak mengetahui kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh VW.

Oliver Schmidt ditangkap FBI (Foto: NYtimes)

Schmidt berperan untuk meyakinkan regulator di Amerika Serikat bahwa kelebihan emisi diesel pada beberapa model mobilnya terjadi karena masalah teknis. Meski sempat berhasil mengelabuhi pemerintah, namun hasil studi West Virginia University menemukan adanya potensi kesengajaan yang membuat pemerintah Amerika Serikat segera mbertindak untuk mengusut lebih jauh.

Sebab Kebohongan dan Kompensasi Denda

Tertangkapnya Schmidt membuka tabir baru. Menurut pernyataan tertulis agen FBI, Ian Dinsmore, Schmidt dituduh memberikan alasan yang jauh dari fakta. Ini berarti VW sengaja menutupi kebohongannya pada tes emisi Amerika Serikat agar bisa terus menjual mobil dieselnya di Amerika Serikat. Selama ini, Amerika Serikat memang dikenal sebagai salah satu negara yang ketat dalam regulasi emisi.

Kecurangan VW berdampak besar pada dunia otomotif (Foto: gettyimages)

Buntut kasus ini, Amerika Serikat jadi semakin ‘alergi’ pada mesin diesel dan menaikkan standar pengujiannya pada pabrikan yang ingin menjual mobil bermesin diesel di Amerika Serikat. Volkswagen kini diharuskan membayar kompensasi kepada para pemilik model VW yang bermasalah sebesar 15 miliar USD atau sekitar Rp 199,5 triliun.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY