Yaris Balap Berpotensi Masuk Indonesia

Yaris Balap Berpotensi Masuk Indonesia

234
0
BERBAGI
Yaris versi balap yang akan ikut WRC (foto : toyotagazooracing.com)

Toyota telah resmi memperkenalkan Yaris berperforma tinggi di ajang Paris Motor Show 2016 lalu, dan rencananya akan diikutsertakan pada ajang bergengsi World Rally Championship  (WRC). Hot hatch hasil garapan Toyota Gazoo Racing WRC Rally Team dan Toyota Motorsport GmbH (TMG) ini disebut akan hadir juga dalam versi jalan umumnya.

Hal ini tentu saja menarik, apalagi jika mengingat Yaris adalah salah satu model hatchback yang cukup banyak peminatnya. Di Indonesia, Yaris baru saja melepas Yaris Heykers yang mempunyai aura crossover sekaligus menjadi varian tertinggi dari All New Yaris. Lantas, apakah Yaris versi ngebut ini punya peluang hadir di Indonesia?

Produk Global Selalu Punya Potensi

Menurut Henry Tanoto, Wakil Presiden Diektur Toyota Astra Motor (TAM), produk global Toyota selalu memiliki potensi untuk hadir juga di Indonesia. Hal senada juga berlaku bagi Toyota C-HR yang nampaknya juga berpotensi hadir di dalam negeri. Meski begitu, Henry mengaku bahwa pihaknya pasti akan melakukan proses riset terlebih dahulu di pasaran.

Toyota Indonesia mengaku mobil ini punya potensi untuk hadir di Indonesia (foto : autocar.co.uk)

“Terkait itu, kami akan datangkan jika ada kebutuhan di masyarakat Indonesia, pastilah seperti itu. Tergantung dari kebutuhannya, ada value-nya atau tidak. Karena kalau kami bawa tapi tidak memberikan nilai untuk kami, tidak ada gunanya,” ujar Henry, dilansir dari KompasOtomotif, Senin (16/1/2017).

Masih Terlalu Dini

Kebutuhan akan kendaraan jenis sport di Indonesia tentunya jadi salah satu pertimbangan bagi TAM. Andaikan nantinya pasar meminta Yaris versi sport tersebut, bukan tak mungkin jika TAM akan menghadirkannya.

Inikah versi jalan umum dari Yaris WRC? (Foto: Carscoops)

Henry beranggapan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk mengatakan model tersebut sesuai atau tidak untuk pasar Indonesia, karena hal ini pastinya masih membutuhkan studi lebih lanjut. Namun, dirinya tidak menampik jika kemungkinan akan selalu ada. Kita nantikan saja!

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY