Suzuki SX4 S-Cross: Beneran Bisa Explore?

2177
0
BERBAGI

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah membawa kembali penerus dari “Crossover Pertama di Indonesia” di GIIAS 2016 lalu. Yak, apalagi kalau bukan Suzuki SX4 S-Cross. Mobil ini sebenarnya telah muncul di Eropa sejak tahun 2014 silam dan di tahun 2016 lalu sudah muncul versi faceliftnya. Jadi, boleh dibilang Indonesia agak telat mendapatkan mobil ini.

Untuk di Indonesia, SX4 S-Cross ini merupakan produk Maruti Suzuki India dan ditawarkan dengan mesin berkapasitas 1.500 cc. Meskipun diimpor dari India, namun terdapat perbedaan dengan versi negara aslinya tersebut. Di India, SX4 S-Cross ditawarkan dalam pilihan mesin 1.3 L dan 1.6 L yang keduanya hanya dijual dengan mesin diesel saja. Sementara itu, SX4 S-Cross versi Indonesia hadir dengan mesin bensin 1.5 L dengan mesin lama M15A bertenaga 109 PS.

Performa

Pada artikel yang lalu, kami telah membahas detail eksterior, interior maupun fitur dari mobil ini. Oleh karenanya, mari kita ulas performa dari mobil ini. Tidak sekedar tes di jalan raya, kami juga mencobanya di sebuah trek sprint rally ringan di kawasan Sleman, Yogyakarta. Saat menjajal mobil ini di jalan raya, kami merasakan suspensi mobil cukup keras dan lumayan kaku. Imbas baiknya, body roll pada mobil ini jadi lebih minim. Kami bisa dengan tenang melakukan manuver-manuver ringan tanpa khawatir mobil limbung. Suspensi keras tadi juga berguna sekali mengatasi jalanan yang rusak di trek sirkuit yang kami jajal. Entah kenapa, kami merasa lebih nyaman menaiki mobil ini dalam kondisi jalan yang rusak daripada jalanan aspal.

Untuk performanya, Suzuki SX4 S-Cross bermesin M15A ini masih tergolong cukup baik dalam merespon pijakan pedal gas. Artinya, akselerasi mobil ini tidak mengecewakan, meskipun memang agak terasa lemot di putaran atas. Tenaga mesin ini berada di angka 109 PS dan torsi 138 Nm. Jika Suzuki mau mengopreknya lagi, tenaga bisa dikatrol, tapi akan berimbas juga pada beberapa hal lain seperti rasio kompresi dan efisiensi bahan bakar. Sebenarnya kami cenderung penasaran pada mesin M16A 1.600 cc yang digunakan mobil ini di luar negeri, namun apa daya, SIS masih memilih untuk percaya pada mesin lama yang juga digunakan Swift dan Aerio ini.

Kenyamanan dan Fitur Pendukung

Bicara soal kenyamanan, kami merasa jok yang diberikan agak sedikit keras, namun setidaknya ini membuat kami jadi lebih waspada saat mengemudi. Jok pada sisi pengemudi dapat diatur ketinggiannya melalui adjuster manual yang tentunya mempermudah pengemudi mendapatkan posisi terbaiknya.

Kekedapan kabin juga tergolong bagus, kami tidak mendapati adanya road noise yang berlebih dari mobil ini. Fitur-fitur yang ditawarkan tergolong standar, namun telah dilengkapi oleh cruise control yang meringankan kita saat harus mengemudi di jalur panjang seperi jalan tol misalkan. Kami sendiri lebih merasa membutuhkan traction control dan stability control untuk disematkan pada mobil ini ketimbang cruise control. Maklum, dengan tagline “A Gear To Explore”, sudah sewajarnya jika mobil ini diharapkan mampu digunakan di berbagai medan. Selain itu, mobil ini memiliki auto rain sensing wiper dan mempunyai transmisi 6 percepatan otomatis (varian tertinggi) yang dapat dioperasikan secara manual melalui paddle shifter di lingkar kemudi.

Harga dan Kesimpulan

Suzuki SX4 S-Cross dijual dengan harga Rp 246,9 juta (Manual Transmission) dan Rp 259,9 juta (Automatic Transmission). Untuk harga sedemikian, mobil ini menawarkan sejumlah hal menarik yang membuatnya tidak kalah bersaing dengan mobil lain di segmen yang sama. Kemampuannya melibas jalanan rusak juga patut diapresiasi, terutama berkat penggunaan suspensi dengan settingan agak keras yang membuatnya lebih stabil. Pertanyaannya, bisakah mobil ini menandingi penjualan mobil lain di segmen serupa? Karena jika tidak, bukan tak mungkin nasibnya akan berakhir seperti dulu: pensiun di tahun 2012 setelah lima tahun berproduksi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY