India Tertular Demam Mobil Autonomous

India Tertular Demam Mobil Autonomous

324
0
BERBAGI
Salah satu mobil purwarupa ARAI (Foto: drivespark)

Perkembangan teknologi otomotif terus mengarah ke tren yang positif. Selain teknologi keselamatan yang kian canggih, para pabrikan juga berlomba-lomba mengembangkan teknologi autonomous yang memungkinkan sebuah kendaraan mengendalikan dirinya sendiri dengan campur tangan yang minim dari pengemudi, atau malah tidak butuh peran pengemudi sama sekali.

Jika selama ini pengembangan teknologi autonomous banyak dilakukan oleh pabrikan Eropa, Amerika dan Jepang, kini muncul juga kabar pengembangan kendaraan autonomous baru dari India. Meskipun masih tergolong negara berkembang, India tak mau ketinggalan dan telah memperkenalkan sebuah purwarupa kendaraan autonomous Sabtu (21/1/2017) lalu.

Membantah Mitos

Pengembangan kendaraan autonomous di India ini dilakukan oleh Automotive Research Association of India (ARAI) bekerja sama dengan Cognizant Technologies. Sebanyak 20 orang tergabung dalam tim ini untuk merealisasikan kendaraan autonomous di India. Dalam penutupan Symposium for International Automotive Technology, mereka memutarkan uji jalan mobil autonomous buatannya di jalur khusus. Mobil tersebut sukses bergerak dengan lincah, mulai dari berbelok hingga berputar.

RC Bhargaca (Foto: indianexpress)

Melalui proyek ini, pihak pengembang juga mempunyai tujuan untuk membantah klaim yang menyebut bahwa mobil autonomous hanya bisa digunakan di negara maju yang memiliki infrastruktur jalan dan marka yang sudah baik. Klaim senada bahkan juga pernah dilontarkan salah seorang petinggi Maruti Suzuki, R C Bhargava, yang menyebutkan bahwa mobil autonomous tidak akan bekerja di India karena lalu lintas India begitu kacau.

Akan Diuji Juga di Jalan Umum

Ilustrasi pengujian mobil autonomous di jalan umum (Foto: drivespark)

Jika sebelum ini pihak pengembang masih menguji mobilnya di jalur khusus, maka nantinya mobil ini akan dicoba juga di jalan umum. Saat ini, teknologi autonomous yang dikembangkan memang masih terbatas karena meski bisa digunakan di India, namun masih dalam kondisi tertentu saja. Misalnya saat malam hari, atau di jalan-jalan protokol. Mereka mengatakan bahwa saat ini kendaraan autonomous masih membutuhkan campur tangan pengemudinya sebelum mampu memberikan reaksi yang lebih baik dan cerdas.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY