Pabrik VW Masih Belum Mulai Produksi Akibat Permintaan Rendah

Pabrik VW Masih Belum Mulai Produksi Akibat Permintaan Rendah

157
0
BERBAGI
(foto : Volkswagen Group)

Volkswagen tampaknya masih belum bisa keluar dari masalah ekonomi yang merundungnya. Setelah denda besar yang dijatuhkan akibat masalah dieselgate, Volkswagen Group beberapa bulan lalu juga harus menanggung kerugian karena proses produksinya terhenti gara-gara ada kerusakan pada alat produksi di pabriknya. Tidak sampai di situ saja, baru saja ada kabar datang dari pabrik VW yang memproduksi Passat dan Estate di Emden, Jerman akan menghentikan sementara produksinya. Wah!

Volkswagen bahkan kabarnya menghentikan produksi di salah satu pabriknya di Jerman dalam waktu lebih lama dari yang direncanakan. Pihak Volkswagen memberi keterangan, alasannya berhentinya produksi ini karena permintaan sedan VW Passat dan Estate sedang menurun. Berdasarkan berita yang dirilis oleh Reuters, Kamis, 26 Januari 2017, produksi VW Passat akan dihentikan pada 16-17 Februari dan 21 Februari.

Lebih Lama dari yang Direncanakan

Pabrik yang mempekerjakan 9.000 karyawan tersebut mau tidak mau harus berhenti produksi karena permintaan yang minim. “Kami mengalami masalah di Inggris, Turki dan Rusia. Permintaan untuk VW Passat menurun, kami tidak bisa mengesampingkan penundaan aktivitas produksi. Tidak ada yang tahu bagaimana dunia akan berkembang,” kata juru bicara Volkswagen. Sebelumnya aktivitas produksi di pabrik Emden juga terganggu lantaran pemasok komponen menghentikan pengiriman komponen karena perselisihan kontrak.

VW Passat, salah satu model yang dihentikan produksinya karena minim permintaan (foto : Car Advice)

Jika melihat pernyataannya, berhentinya produksi ini mungkin akan lebih lama daripada rencana awal. Pihak Volkswagen masih harus menunggu adanya permintaan dulu dari para dealer, sehingga kuota produksi bisa tercukupi. Semoga saja hal-hal buruk yang menimpa Volkswagen segera pergi, dan bisa memulai kembali bersaing di ganasnya pasar otomotif dunia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY