Mau Tahu Hasil Pertemuan Trump dengan Big Three? Ini Hasilnya

Mau Tahu Hasil Pertemuan Trump dengan Big Three? Ini Hasilnya

332
0
BERBAGI
Sejumlah kebijakan Trump dinilai memberatkan kalangan industri (foto : Locker Down)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dua hari yang lalu menjadwalkan pertemuan dengan tiga produsen mobil terbesar dari Amerika yang akrab disebut Big Three: General Motors Co, Ford Motor Co dan Fiat Chrysler Automobiles NV. Lalu apa hasil yang didapat setelah dilangsungkannya pertemuan ini? Trump meminta ketiga pabrikan lokal itu untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan lapangan kerja di AS. “Saya ingin pabrik baru dibangun di sini untuk memproduksi mobil yang akan dijual di sini!” ujar Trump dalam akun Twitternya menjelang pertemuan dengan para petinggi pabrikan mobil.

Pertemuan semacam ini sebenarnya jarang terjadi karena terlihat sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap urusan perusahaan. Terakhir kali pertemuan presiden dengan Big Three terjadi pada tahun 2011 lalu, saat jabatan presiden masih dipegang oleh Obama. Trump ingin masyarakat AS membeli mobil yang diproduksi di dalam negeri yang mempekerjakan warga Amerika sendiri. Juru bicara Gedung Putih Sean Spicer, mengatakan Trump berharap untuk mendengar ide-ide dari petinggi pabrikan mobil tentang bagaimana kerjasama dapat dibangun untuk membawa lebih banyak lapangan pekerjaan kembali ke industri otomotif.

Pabrikan Mobil Sudah Bersiap-siap

Pada masa kampanye, Trump sudah mengkritik pabrikan mobil yang berencana berproduksi di Meksiko atau di tempat lain. Jika para produsen masih tetap ngeyel untuk memproduksi mobilnya di luar AS dan menjualnya ke AS, Trump mengancam untuk menerapkan tarif pajak 35% pada kendaraan impor.

Pemandangan lahan proyek milik Ford Motor Co seharga $1.6 milyar yang sudah mangkrak beberapa hari ini gara-gara ancaman Trump (foto : REUTERS/Christine Murray)

Sebelumnya, menanggapi ancaman Trump, pabrikan mobil asal AS dan asing telah menggembar-gemborkan rencana untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan investasi di negeri Paman Sam. Tanggapan tersebut pun hadir setelah Trump mengkritik investasi baru yang dilakukan Ford di Meksiko. Sepertinya para pabrikan lebih baik mengalah dan tunduk pada kebijakan Trump, daripada harus memakan buah pahit kerugian yang besar akibat pajak impor.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY