Keuntungan Mitsubishi Turun di Tahun 2016, Tiga Hal ini Menjadi Penyebabnya

Keuntungan Mitsubishi Turun di Tahun 2016, Tiga Hal ini Menjadi Penyebabnya

467
0
BERBAGI
Mitsubishi Motors Amerika Utara (foto : will.illinois.edu)

Pabrikan mobil asal Jepang yang belum lama diakuisisi oleh Nissan, Mitsubishi Corp, melaporkan bahwa keuntungannya turun sebanyak 81% pada triwulan ketiga tahun 2016. Turunnya keuntungan Mitsubishi ini disebabkan oleh beberapa hal yang lumayan fatal. Seharusnya, Mitsubishi segera mempersiapkan strategi untuk kembali menaikkan profit di tahun 2017 ini, tetapi sayangnya ada masalah baru yang sepertinya sudah siap menghadang langkah Mitsubishi. Pada triwulan ketiga tahun 2016, penjualan global Mitsubishi tergerus 11% menjadi 237 ribu unit. Ini membuat pendapatan turun sebesar 19% menjadi 4,09 miliar Dolar Amerika, sehingga perusahaan mengalami rugi kurs sebesar 224,5 juta Dolar Amerika.

Kebijakan baru yang dibuat oleh Presiden baru Amerika Serikat, Donald Trump diramalkan akan sangat berpengaruh terhadap bisnis Mitsubishi tahun ini. Seperti yang sudah kita tahu, Donald Trump mengancam akan mengenakan pajak yang tinggi bagi perusahaan otomotif yang mendirikan pabrik di luar AS. Trump juga mewajibkan perusahaan  membayar pajak perbatasan sebesar 35% bila ingin menjual mobil di AS. Walau begitu, Mitsubishi tetap kekeuh untuk tidak menarik mobil dari pasaran Amerika Serikat.

3 Hal Penyebab kerugian

Ada 3 hal fatal yang dirasa menjadi penyebab tergerusnya profit Mitsubishi. Pertama, karena turunnya angka penjualan. Di beberapa negara, bisnis Mitsubishi memang banyak dikabarkan kurang lancar, salah satunya bisnis Mitsubishi di Amerika Utara yang turun drastis, karena laba operasional anjlok dari 62,5 juta Dolar Amerika, menjadi 24,8 juta Dolar Amerika, sedangkan di Amerika Serikat, penjualan merosot dari 32 ribu unit menjadi 22 ribu unit.

CEO Nissan Charlos Ghosn (kiri) dan Presiden Mitsubishi Motors Osamu Masuko (kanan). Menjual saham kepada Nissan adalah salah satu cara Mitsubishi untuk menyelamatkan perusahaan (foto : Nikkei)

Penyebab kedua adalah kerugian valuta asing. Laba operasional Mitsubishi pada kwartal ketiga tahun fiskal yang berakhir Desember anjlok dari 375,5 juta Dolar Amerika menjadi 72 juta Dolar Amerika. Laba bersih menukik turun sebanyak 74% menjadi 54 juta Dolar Amerika, menurut keterangan yang dibuat oleh Executive Vice President dan CFO Mitsubishi Motor Corp, Koji Ikeya. Lalu penyebab terakhir dan yang menjadi sangat fatal adalah dampak dari skandal uji emisi gas buang. Mitsubishi harus menanggung kerugian senilai 65,1 juta Dolar Amerika akibat skandal uji emisi gas buang yang mereka buat. Setelah bertahun-tahun, perusahaan ini akhirnya ketahuan berbuat curang pada angka efisiensi bahan bakar mobil produk mereka.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY