Trend Mesin Diesel Kembali Naik, Honda Belum Tertarik

Trend Mesin Diesel Kembali Naik, Honda Belum Tertarik

437
0
BERBAGI
Civic turbo, generasi terbaru dari seri legendaris Civic. Baru keluar langsung fenomenal di segala penjuru dunia, termasuk Indonesia. (Foto: Ototaiment)

Tidak lama lagi, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akan meluncurkan Suzuki Ertiga bermesin diesel hybrid. Ertiga Hybrid akan masuk dan bersaing di satu segmen bersama Chevrolet Spin diesel, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Honda Mobilio. Menanggapi hal ini, kemudian ada pertanyaan yang terlintas, kenapa Honda tidak ikut membuat mesin diesel? Direktur Marketing dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy mengaku pihaknya saat ini belum memikirkan untuk memasukkan mesin diesel ke Indonesia. “Kami tidak terburu-buru untuk memasukkan mesin diesel ke Indonesia. Setidaknya belum untuk saat ini,” kata Jonfis.

Jonfis menyatakan bahwa Honda lebih fokus pada downsizing engine. Menurunkan kapasitas kubikasi mesin untuk mengefisiensikan konsumsi bahan bakar, tetapi menaikkan power mesin, salah caranya dengan mencangkokkan turbo. Saat ini, model turbo yang sudah masuk ke Indonesia adalah Honda Civic 1.5 Turbo. Niat Honda untuk mempopulerkan downsizing engine pada produk-produk Honda di masa depan telah disampaikan oleh CEO Honda Motor Co Takahiro Hachigo pada ajang Tokyo Motor Show 2015 silam.

Diesel = Irit

Belakangan ini, pabrikan otomotif di dunia memang banyak yang tertarik untuk memproduksi mobil bermesin diesel. Tidak bisa dipungkiri, popularitas mesin diesel akhir-akhir ini kembali merangkak naik, walupun mobil bermesin diesel saat ini tidak bisa dibilang irit juga. Dulu, di Indonesia Isuzu sempat berhasil membangun image bahwa mesin diesel adalah mesin yang irit konsumsi bahan bakarnya, tapi tidak lantas kekurangan tenaganya. Jika dilihat dari harga BBM solar pada waktu itu, tentu saja mengendarai mobil diesel akan banyak menghemat pengeluaran anda, karena selisih harganya cukup jauh di bawah harga bensin.

Isuzu pernah sukses membentuk mindset bahwa diesel adalah mesin yang ekonomis lewat model Panther nya (Foto: Isuzu)

Berbeda dengan saat ini, harga solar tidak terpaut jauh dengan harga bensin, masalah efisiensi bahan bakar pun tidak lebih irit juga daripada mesin bensin. Katakanlah pada mesin-mesin turbo diesel, hasil konsumsi bahan bakarnya pun tidak terlalu jauh irit daripada mesin bensin, bahkan tidak jarang malah lebih boros. Tetapi nampaknya, mindset orang Indonesia terlanjur terbentuk bahwa mesin solar adalah mesin yang irit.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY