Setelah Honda-GM, Suzuki dan Toyota juga Bekerja Sama Kembangkan Teknologi Baru

Setelah Honda-GM, Suzuki dan Toyota juga Bekerja Sama Kembangkan Teknologi Baru

236
0
BERBAGI
(foto : AFP Photo / Toru Yamanaka)

Beberapa hari yang lalu telah diberitakan bahwa GM dan Honda resmi menjalin kerjasama untuk mengembangkan teknologi mobil berbahan bakar hidrogen / fuel cell. Tidak mau kalah, kali ini dua pabrikan otomotif besar dari Jepang juga bekerja sama untuk mengembangkan teknologi mobil otonom. Toyota Motor Corp dan Suzuki saat ini tengah bekerja sama mengembangkan teknologi mobil masa depan bersama-sama, salah satu teknologinya adalah mobil otonom atau mobil tanpa sopir.

Harian Nikkei memberitakan, bentuk kerjasama ini akan diumumkan oleh kedua pihak tersebut paling cepat hari Senin, 6 Februari 2017, sayangnya hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi lanjutan dari kedua belah pihak.

Saingan Teknologi

Untuk mengembangkan teknologi-teknologi baru di dunia otomotif, nilai investasi yang dibutuhkan tidaklah sedikit, maka tidak heran jika banyak pabrikan yang kemudian saling menjalin kerjasama demi memperkecil nilai investasinya. Selain itu, kekuatan SDM dari masing-masing perusahaan akan saling mengisi, sehingga masa riset pun bisa dipercepat, dan tentu saja kemungkinan untuk balik modal akan semakin cepat juga. Toyota dan Suzuki memutuskan untuk bekerja sama dalam menghadapi persaingan yang kian ketat di industri global.

CEO Toyota, Akio Toyoda (kiri), dan Chairman Suzuki, Osamu Suzuki (kanan) saat mengumumkan kerjasamanya pada bulan Oktober 2016 lalu. (foto : Reuters)

Kerjasama yang dijalin oleh Suzuki dan Toyota ini akan mengembangkan kendaraan termasuk aplikasi untuk teknologi informasi dan berbagi sumber komponen di Jepang dan seluruh dunia. Hal ini merupakan kelanjutan dari partnership yang sudah dibicarakan kedua pabrikan sejak bulan Oktober lalu. Walaupun kedua pabrikan ini bekerja sama dalam hal pengembangan teknologi dan produksinya, tetapi nantinya baik Suzuki dan Toyota –juga unit Toyota, Daihatsu– akan tetap menjual mobil dengan merek yang terpisah untuk mematuhi aturan soal persaingan usaha.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY