Mengenal Jenis Mobil Berdasarkan Bodinya

Mengenal Jenis Mobil Berdasarkan Bodinya

841
0
BERBAGI
Apakah anda sudah mengetahui jenis-jenis mobil yang beredar ? (Foto: whatcar)

Tak bisa dipungkiri, jenis mobil saat ini kian beragam dan mempunyai fungsi keunggulannya masing-masing. Tahun silih berganti, maka tren jenis kendaraan yang laku di pasaran juga terus berganti.

Tidak jarang, orang awam merasa kesulitan untuk membedakan jenis-jenis mobil. Secara sederhana, kita bisa membedakannya dalam beberapa jenis model mobil berdasarkan bodinya.

1. Sedan

Ciri utama mobil jenis sedan adalah memilikitiga pilar utama, atau bisa juga disebut pilar A-B-C. Syarat lain yang membuat sebuah mobil bisa disebut sedan adalah penempatan mesin, ruang kabin dan bagasi yang terpisah. Mobil jenis ini lebih cocok dipergunakan oleh mereka yang membutuhkan mobilitas tinggi untuk sehari-hari namun tanpa membutuhkan daya angkut penumpang terlalu banyak. Maklum, kebanyakan sedan hanya memiliki kapasitas 5 orang dan memiliki 4 pintu penumpang.

BMW seri 5 2016 sebagai salah satu contoh mobil jenis sedan (Foto: Ototaiment)

Model sedan sebenarnya dulu cukup laris di Indonesia. Sayangnya, kini kiprah sedan mulai menurun karena regulasi industri yang mengenakan pajak terlampau tinggi pada sedan. Selain itu, kini konsumen Indonesia kebanyakan lebih memilih mobil yang mampu menampung lebih banyak penumpang dan cocok di berbagai medan.

2. Coupe

Mobil jenis coupe seringkali disamakan begitu saja dengan sedan. Memang, penampilan keduanya mirip. Namun ada beberapa ciri yang membuat coupe berbeda dengan sedan pada umumnya. Secara fisik, coupe menawarkan lengkung atap bagian belakang yang lebih curam dan hanya memiliki dua pintu. Secara akomodasi, ini membuat coupe lebih digemari oleh mereka yang senang berkendara sendiri atau tidak untuk menampung banyak penumpang.

BMW M2 Coupe dengan dua pintu (Foto: netcarshow)

Meski begitu, beberapa model coupe tetap menawarkan ruang kabin yang bisa diisi oleh 5 orang penumpang. Hal ini membuat para penggemar coupe mempunyai alternatif untuk mengakomodasi penumpang saat dibutuhkan. Selain itu, coupe empat pintu juga mulai banyak dipasaran, Wah, jadi makin bingung dengan jenis sedan ya?

 

3. MPV (Multi Purpose Vehicle)

MPV adalah jawaban bagi mereka yang membutuhkan mobil yang lebih fleksibel dalam urusan penggunaan. Selain menawarkan kapasitas penumpang yang lebih banyak, MPV juga bisa dipergunakan untuk mengangkut barang dengan dimensi yang lebih besar dengan melipat jok di bagian belakang.

Toyota Avanza jadi salah satu MPV paling laris di Indonesia (Foto: Ototaiment)

Dahulu, mobil jenis MPV banyak dikenal dengan nama Van atau Wagon, namun seiring perkembangan jenis mobil, mobil berdaya angkut tinggi selalu disebut sebagai MPV agar lebih mudah mengklasifikasikannya. Jenis MPV pun ada banyak, mulai dari Compact MPV, Medium MPV, Big MPV, hingga High Roof MPV

4. SUV (Sport Utility Vehicle)

Meski menyandang kata sport, tidak berarti mobil jenis ini dipergunakan sebagai mobil pacuan di trek balap. Sport disini lebih kepada fungsionalitasnya yang terbilang lebih tangguh dibanding model mobil lainnya.  Ciri umum mobil ini biasanya memiliki ground clearance tinggi maupun mendapat fitur penggerak roda 4×4.

Mitsubishi Pajero Sport adalah mobil jenis SUV (foto : Ototaiment)

Saat ini, jenis SUV juga kian beragam, tak melulu sebagai mobil bertampilan sangar dan besar, tapi juga lebih dinamis. Dalam jenis SUV, masih ada beberapa turunan lagi yang bisa dikategorikan sebagai SUV seperti Big SUV, Medium SUV, Compact SUV, Mini SUV hingga Crossover.

5. Hatchback

Mobil jenis hatchback dikembangkan dengan basis sedan, namun buntut atau ruang bagasinya dipangkas. Akibatnya, ruang bagasi mobil jenis ini jelas kalah lega jika dibandingkan model sedan. Keuntungannya, mobil ini jadi lebih dinamis karena dimensinya lebih ringkas. Saat ini, mobil jenis hatchback amat digemari di Indonesia, terlebih karena regulasi membuat harganya lebih terjangkau.

Honda Brio adalah salah satu contoh mobil jenis hatchback (Foto: Ototaiment)

 

Tak hanya dimensinya yang ringkas, hatchback biasanya juga ditawarkan dalam pilihan mesin yang lebih efisien. Biasanya, kendaraan jenis ini lebih banyak digunakan sebagai sarana transportasi perkotaan atau tunggangan anak muda.

6. Wagon atau Estate

Wagon atau dikenal juga dengan sebutan Estate merupakan kendaraan yang berbasis sedan, namun memiliki pilar D yang membuat model wagon memiliki ruang tak terpisah dengan bagasi. Keberadaan pilar D juga membuatnya terlihat lebih panjang secara dimensi.

mazda vantrend walau bentuknya kurang familiar, tapi sempat populer (foto : kaskus)

Keuntungan dari mobil ini adalah fleksibilitas dan akomodasi turut meningkat. Bahkan beberapa model menyajikan kursi yang juga bisa dilipat di bagian belakang kabin. Meskipun saat ini model Wagon jarang dijumpai di Indonesia (bukan Karimun Wagon milik Suzuki ya!), namun dulu model ini sempat hadir dan cukup diminati karena akomodasinya.

7. Pick-Up

Saat membutuhkan sebuah mobil untuk mengangkut barang yang cukup banyak, mobil jenis pick-up adalah jalan keluarnya. Mobil jenis ini memang lebih mengedepankan kemampuan angkut barang ketimbang mobilitas manusianya. Dengan keberadaan bak terbuka di bagian belakang, daya angkut pun menjadi lebih luas.

Mitsubishi Strada Triton adalah contoh kendaraan jenis Pick-Up (Foto: Ototaiment)

Jika berdasarkan jumlah kabinnya, pick-up dapat dibagi lagi dalam beberapa model: Single Cabin, Double Cabin ataupun Extra Cabin. Perbedaan ketiga jenis pickup ini terletak pada kehadiran ruang kabin yang hanya terdiri dari satu baris bangku (single cabin), dua baris (double cabin) ataupun satu plus tambahan ruang di belakangnya (extra cabin).

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY