Disebut Ikut Garap Mobil Pedesaan, Ini Tanggapan Daihatsu

Disebut Ikut Garap Mobil Pedesaan, Ini Tanggapan Daihatsu

660
0
BERBAGI
Pemerintah: konsep mobil pedesaan masih bisa berubah, tergantung kebutuhan (Foto: dapurpacu)

Keseriusan pemerinta untuk menggarap mobil pedesaan telah dibuktikan dengan menggelar kompetisi untuk menentukan desain mobil tersebut. Kompetisi ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Rencananya, prototipe mobil pedesaan akan mulai dipamerkan bulan Agustus nanti. Sejauh ini, pemerintah mengaku akan melibatkan produsen otomotif yang sudah berpengalaman untuk membuat mesin dan transmisinya. Nama Toyota dan Daihatsu mencuat sebagai calon terkuat.

Daihatsu Mengaku Belum Ada Pembahasan

Menanggapi hal ini, Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) justru mengaku belum tahu hal tersebut. Dirinya merasa belum diajak berdiskusi lebih lanjut oleh pemerintah terkait rumor Daihatsu dan Toyota akan garap perihal mesin dan transmisi mobil pedesaan.

Daihatsu F-Concept, salah satu contoh konsep mobil pedesaan yang muncul di IIMS 2010 (Foto: Tribun)

Lebih lanjut, Amelia juga mengaku belum tahu apakah Kementerian Perindustrian sudah menghubungi dan membuka wacana kepada Daihatsu soal produksi mesin mobil pedesaan atau belum. Sejauh ini, pemerintah bermaksud melibatkan beberapa pihak untuk terlibat dalam produksi mobil pedesaan. Pemerintah hanya akan memegang desain, sementara produksi boleh dilakukan pihak lain.

Awal Mula Rumor Kerjasama dengan Toyota dan Daihatsu

Rumor mengenai rencana kerjasama dengan Toyota dan Daihatsu untuk pengerjaan mesin dan transmisi mobil pedesaan pertama kali mencuat dari perkataan I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen ILMATE Kemenperin yang menganggap kedua produsen tersebut selain memiliki penjualan terbanyak, juga punya kapasitas untuk memproduksi mesin.

Toyota dan Daihatsu dianggap sebagai produsen yang cukup berpengalaman untuk memproduksi mesin dan transmisi mobil pedesaan (Foto: kompas)

Sementara itu, Menperin Airlangga Hartarto dalam beberapa kesempatan juga pernah mengatakan bahwa pembuatan mobil pedesaan akan menggunakan 100% komponen dalam negeri. Oleh karena itu, dirinya memperkirakan harga mobil pedesaan bisa dijual pada angka Rp 60 jutaan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY