Mesin Ramah Lingkungan Tidak Akan Maksimal Jika Tidak Didukung dengan Teknologi Ban...

Mesin Ramah Lingkungan Tidak Akan Maksimal Jika Tidak Didukung dengan Teknologi Ban Ramah Lingkungan

132
0
BERBAGI
(sumber : ways2green)

Produsen otomotif belakangan ini saling berlomba-lomba untuk menciptakan kendaraan ramah lingkungan. Hal ini mau tidak mau harus dilakukan, selain karena stadarisasi emisi yang diterapkan oleh masing-masing negara, mobil yang hemat energi alias irit juga akan laris manis di pasaran. Sayangnya, masih ada beberapa pihak yang belum menyadari bahwa efisiensi bahan bakar pada mobil juga berkaitan dengan teknologi ban yang dipakai. Tetapi untungnya, para produsen ban saat ini sudah banyak yang mulai mengembangkan desain ban ramah lingkungan.

Ketika berbicara tentang ban ramah lingkungan, tidak melulu tentang bahan yang digunakan, tetapi juga desain ban itu sendiri. Semakin kecil gaya gesek yang dihasilkan oleh ban, maka akan semakin ringan juga kerja mesin. Lalu efek yang terasa, konsumsi BBM pun akan semakin hemat. Disinilah pentingnya sebuah desain ban untuk mendukung kendaraan ramah lingkungan, jadi tidak hanya terus-terusan fokus kepada bahannya.

Indonesia Belum Punya Regulasi yang Jelas

Walaupun para produsen ban sudah mulai aware dan mulai mengembangkan desain ban ramah lingkungan, sayangnya di Indonesia sendiri belum ada aturan tertentu soal kriteria ban ramah lingkungan. “Aturan eco tire di Indonesia lambat. Sebetulnya kita sedang melakukan survei setiap tahun gimana demand ban yang ramah lingkungan di Indonesia,” jelas GM Sales Planning and Administration PT Sumi Rubber Indonesia, Hendra Himawan.

Dunlop Enasave EC300+, ban yang diklaim sebagai eco tire dari Dunlop (foto : Dunlop)

Belum adanya peraturan resmi dari pemerintah akan sedikit membuat blunder pada masyarakat, karena sudah banyak produsen yang membuat klaim bahwa produknya adalah eco tire, padahal sebenarnya di Indonesia belum ada standar yang jelas dengan eco tire. “Kita melihat bahwa sebetulnya ada klaim eco tires tapi di Indonesia belum ada ketentuannya yang seperti mana. Jadi bisa saja setiap brand membuat eco tires tapi tidak ada standarisasi,” tutup Hendra.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY