Tidak Pedulikan Ocehan Trump, Nissan Tetap Bangun Pabrik di Meksiko

Tidak Pedulikan Ocehan Trump, Nissan Tetap Bangun Pabrik di Meksiko

326
0
BERBAGI
(sumber : Car Brand Names)

Seperti yang kita ketahui, setelah Trump resmi menjadi presiden Amerika Serikat dan mulai menerapkan kebijakan-kebijakan gilanya terkait dengan industri otomotif, akhirnya banyak pabrikan yang menyerah dan mengikuti ocehan Trump. Tapi mungkin Trump akan kecewa karena memang ada beberapa pihak yang tetap ngeyel dan tidak peduli dengan ocehannya, salah satunya adalah Nissan.

Pabrikan asal Jepang ini menyatakan niatnya untuk membangun pabrik di Meksiko tetap berlanjut, walaupun Trump sudah mengancam akan memberlakukan pajak perbatasan bagi perusahaan yang membangun pabrik di Meksiko dan menjual produknya di Amerika Serikat. Rencananya, pabrik Nissan di Meksiko akan digunakan untuk memproduksi Infiniti dan Mercedes-Benz, karena Nissan bekerjasama dengan Daimler.

Tahun ini Mulai Produksi

Nissan dan Daimler memulai proses pembangunan fasilitas produksi di Aguascalientes, Meksiko tengah, pada tahun 2015. Kabarnya, mereka telah menanamkan investasi sekitar 1 miliar Dolar AS untuk pabrik ini. Nissan juga mengatakan bahwa pabrik itu akan mulai beroperasi tahun ini. “Sampai saat ini kami berada di jalur, sejalan dengan jadwal dan pada akhir tahun fiskal mobil Infiniti baru akan kami diproduksi di sana,” kata Joji Tagawa, Corporate Vice President Nissan.

Kepala dinas lingkungan hidup Korea Selatan, Hong Dong-kon saat berbicara tentang pelanggaran yang dibuat oleh Nissan pada bulan Mei 2016 lalu (foto : Nikkei)

Hari Kamis, (9 Februari 2017) Nissan merilis nilai laba bersih periode April-Desember 2016. Nilai laba yang didapatkan oleh Nissan turun sebanyak 8,5% menjadi 3,7 milyar Dolar AS, demikian juga penjualan dan laba operasi yang masing turun-turun turun 7,6% dan 14,3%. Penjualan unit Nissan meningkat di Amerika Utara dan China, dua pasar mobil terbesar di dunia, namun Nissan mengatakan penjualannya menurun di Jepang selama periode itu akibat skandal bahan bakar bersama Mitsubishi Motors yang menjadi mitra mereka.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY