Pasar City Car Stagnan, Apakah Gara-Gara LCGC 7-Seater?

Pasar City Car Stagnan, Apakah Gara-Gara LCGC 7-Seater?

312
0
BERBAGI
Calya-Sigra, LGCG 7-Seater kembar dari Toyota dan Daihatsu (Foto: carreview.id)

Sejumlah agen pemegang merek (APM) mobil di Indonesia mengakui bahwa pasar city car akhir-akhir ini mengalami stagnansi. Salah satu APM yang merasakannya adalah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Menurut Harold Donnel, head of brand development & marketing research 4W PT SIS, pasar city car tidak mengalami peningkatan disebabkan oleh munculnya mobil low cost green car (LCGC). “Kalau kita lihat dari kondisi pasar hatchback itu adalah segmen yang paling terasa dengan kemunculan LCGC, terutama LCGC 7-seater,” ujar Harold.

Menurut Harold, mobil LCGC 7-seater ini mengubah pola pikir masyarakat, dari yang mulanya mementingkan gaya dalam berkendara, hingga akhirnya lebih mementingkan kapasitas angkut penumpang. Harold juga berkata bahwa tahun ini kemungkinan pasar city car masih akan stagnan namun tidak turun. Berdasarkan data penjualan sampai November 2016, pangsa pasar mobil LCGC secara nasional tumbuh 18% sampai 19%, sedangkan untuk low MPV hanya 1 persen.

LCGC 7-Seater Tidak Fungsional

Menurut Harold, berdasarkan hasil studi pihak Suzuki, LCGC 7-seater ini sebenarnya tidak fungsional karena masyarakat Indonesia pada umumnya hanya membutuhkan tempat untuk menampung 4-5 orang saja di dalam mobil. “Apakah mereka membeli kendaraan ini sebagai fungsional? Studi kami mengatakan itu tidak. Jadi hatchback lebih banyak dikendarai atau dibeli berdasarkan fungsi emosional.”

Toyota Calya, LCGC 7-Seater dari Toyota yang belum lama ini meluncur ke pasaran Indonesia (Foto : Ototaiment)

Lebih lanjut, berdasarkan Harold mengatakan bahwa konsumen memilih hatchback karena desain, masalah keiritan bahan bakar, baru soal kapasitas penumpang empat sampai lima. Sejak keluarnya LCGC 7-seater, mobil jenis ini diklaim mengambil pasar yang sudah dibentuk oleh mobil-mobil hatchback karena pembeli hatchback yang tadinya bukan berpikir dari sisi desain, tapi keiritan dan juga dimensi serta daya tampung penumpang, akhirnya beralih ke LCGC.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY