Kekurangan Karyawan, Mitsubishi Motors Tunda Pengembangan Mobil Baru

Kekurangan Karyawan, Mitsubishi Motors Tunda Pengembangan Mobil Baru

434
0
BERBAGI
Mitsubishi kekurangan karyawan untuk mengembangkan produk baru (Foto: usnews)

Setelah dihempas kasus pemalsuan data konsumsi bahan bakar yang mengakibatkan keuangannya bermasalah dan terpaksa rela berkongsi dengan Nissan agar tetap survive, Mitsubishi Motors mencoba bangkit dengan berniat melepas produk-produk baru yang handal dan punya daya saing tinggi.

Masalahnya, usaha Mitsubishi untuk mengembangkan mobil-mobil baru tersebut tengah mengalami kendala yang disebabkan kurangnya jumlah karyawan di bidang pengembangan. Jika tidak segera diatasi, Mitsubishi tidak bisa segera menyamakan langkah dengan Nissan selaku mitra aliansinya.

Banyak Karyawan yang Mengundurkan Diri

Menurut Mitsubishi, pada tahun 2004 dan 2005 lalu banyak karyawan di bidang pengembangan yang mengundurkan diri. Mau tak mau, Mitsubishi harus mengutamakan sisa karyawan yang ada untuk melakukan pengembangan produk karena merekrut pihak luar bukanlah hal mudah. Padahal, divisi pengembangan adalah salah satu divisi vital karena perkembangan teknologi amat dinamis, sehingga jika tak diikut maka Mitsubishi bisa ketinggalan jauh dari para kompetitor.

Aliansi Nissan – Mitsubishi menuntut pengembangan produk yang harus disegerakan (Foto: kapital-rus)

Aliansinya dengan Nissan juga menuntut dibutuhkannya tim solid pada divisi pengembangan agar kolaborasi dengan Nissan bisa berjalan sesuai rencana. Menurut Koji Iketani selaku Wakil Presiden Mitsubishi Motors, setelah bergabung dengan Nissan, pihaknya akan membuat sinergi terbaru dengan menghasilkan kolaborasi-kolaborasi dalam pengembangan produk di masa mendatang.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY