Nissan Ubah Image ‘Mahal’ dengan Jual Suku Cadang Murah

Nissan Ubah Image ‘Mahal’ dengan Jual Suku Cadang Murah

185
0
BERBAGI
(sumber : Car Brand Names)

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) saat ini hendak mengubah citra Nissan di benak konsumen otomotif dalam negeri dari sisi layanan purna jual. Dulunya, Nissan memang terkenal dengan mobil-mobil dengan model SUV yang memiliki biaya perawatan tidak murah, namun saat ini NMI ingin pabrikan mobil jepang ini dikenal sebagai mobil dengan perawatan yang murah dan mudah. After Sales General Manager NMI Franky Kadauw mengatakan saat ini Nissan bukan hanya memiliki produk yang mengincar kelas menengah ke atas, tapi juga kelas mobil di entry level.

Sayangnya, saat ini citra merk Nissan di Indonesia yang memiliki biaya perawatan mahal masih melekat di benak konsumen Indonesia. Menurut Franky, mengubah citra merk Nissan ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi NMI saat ini. Sebab, pertimbangan konsumen itu ada tiga, yakni harga suku cadang, biaya servis, dan harga jual kembali. “Itu tantangan kita ke depan. Suku cadang Livina, Nissan March, Datsun apalagi, itu harga menurut saya sangat acceptable dan reasonable,” kata Franky.

Jual Suku Cadang Murah

Salah satu strategi yang dipakai oleh NMI untuk bisa memberikan layanan purna jual sebaik mungkin adalah dengan menjual suku cadang orisinil Nissan dengan harga lebih murah 30%. Franky Kadauw menjamin penurunan harga tidak akan berpengaruh pada fungsi dan keselamatan konsumen. “Key value konsepnya bagaimana caranya konsumen merasakan harga lebih murah. Ada banyak caranya,” kata Franky.

Suku cadang murah untuk Datsun akan segera menyusul (foto : Beritasatu)

Menurut Franky, ada beberapa hal yang bisa dikompromikan dalam pembuatan suku cadang agar harga jual bisa lebih murah. Di antaranya dengan penyesuaian appearance dan masa pakai. Dia mencontohkan, suku cadang yang terpasang di mobil memiliki masa pakai 100%, pada suku cadang murah dikurangi 20%. Selain itu, appearance suku cadang juga bisa dikompromikan untuk konsumen yang lebih mengedepankan fungsi. Saat ini Franky juga mengakui jumlah suku cadang murah belum banyak, hanya ada sekitar enam jenis. Namun hingga akhir Februari 2017 akan ada penambahan hingga 11—12 unit suku cadang. “Item itu kita buat secara global, karena itu juga harga bisa lebih murah. Skala ekonominya dapat,” tutup Franky.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY