Kata Mitsubishi, Mirage Terbaru Lebih Irit dan Bertenaga

Kata Mitsubishi, Mirage Terbaru Lebih Irit dan Bertenaga

436
0
BERBAGI
Mitsubishi New Mirage lumayan menarik perhatian pengunjung GIIAS 2016 (foto : ototaiment)

PT Krama Yuda Tiga Berlian (KTB) sebagai APM Mitsubishi di Indonesia belum lama ini meluncurkan Mirage generasi terbaru. Mirage terbaru ini selain memiliki desain yang katanya lebih sporty, juga diklaim lebih irit daripada generasi sebelumnya, karena adanya perangkat baru yang digunakan yaitu ECI-MPI. Perangkat ini berfungsi untuk membuat performa mesin lebih bertenaga dan irit bahan bakar.

PT KTB juga mengatakan bahwa Mirage baru ini memiliki kaki-kaki yang kuat dengan kapasitas kabin cukup besar. “Mirage ini teknologi terbarunya adalah lebih irit. Bahan bakar optimal sehingga tenaganya tetap bandel. Desain yang lebih sporty juga menarik bagi para anak muda, selain itu kapasitas city car ini juga terbilang besar,” ujar Imam Choeru Cahya, Head of MMC Sales and Marketing Group PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB).

Sudah Ditest oleh Lemtek UI

Klaim irit bahan bakar ini memang tidak sembarangan, karena Mirage terbaru ini sudah melewati uji coba yang dilakukan oleh Lembaga Teknologi Universitas Indonesia pada bulan Oktober 2016 lalu. Ada enam unit New Mirage yang ditest, Exceed (2 unit), GLS (1 unit), GLX (1 unit), dan dari enam kendaraan tersebut, terdapat hasil bervariasi. Untuk transmisi otomatis, didapatkan angka tertinggi 24,95 km/liter, kemudian untuk transmisi manual 28,72 km/liter.

penyerahan uji konsumsi bbm New Mirage oleh LEMTEK UI (foto : jurnas.com)

Sebagai hasil yang lebih mewakili kondisi berkendara sesungguhnya, konsumsi bahan bakar yang digunakan diambil rata-ratanya. Hasilnya, untuk transmisi otomatis mendapat angka 22 km/liter, sementara transmisi manual 24,2 km/liter. Selama perjalanan, AC di semua mobil dinyalakan di posisi 24 derajat Celcius, tekanan angin ban 31 psi, serta bahan bakar yang digunakan jenis Ron 92 atau pertamax, dengan total berat beban pada mobil yang diuji maksimal 160 kilogram. Mobil-mobil ini diuji melewati jalur yang berbeda-beda, baik meliputi jalan perkotaan, rute luar kota, jalan bebas hambatan dan jalan berbukit di area Jakarta, Ciawi, Puncak, Bandung dan Purwakarta, dengan total jarak tempuh 407 km.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY