Setelah Myanmar, Pakistan juga Menjadi Peluang Baru Pasar Otomotif di Asia

Setelah Myanmar, Pakistan juga Menjadi Peluang Baru Pasar Otomotif di Asia

364
0
BERBAGI
(Foto : pak suzuki)

Negara-negara di Asia yang tadinya tidak difavoritkan untuk menjadi pasar otomotif belakangan ini seperti membuka mata para pabrikan otomotif dunia. Setelah Myanmar yang diserbu pabrikan otomotif dan menjadi lahan baru pasar otomotif di Asia Tenggara, kali ini disusul oleh Pakistan yang juga mencuri perhatian produsen otomotif dunia. Mengejar status sebagai negara dengan ekonomi berkembang, industri otomotif Pakistan mulai bergerak ke arah positif. Tahun fiskal 2016 bahkan menjadi rekor tertinggi Pakistan dalam hal penjualan mobil, karena terjadi pembelian sebanyak 218.000 unit mobil.

Salah satu perusahaan yang berhasil menjual banyak mobil adalah Pak Suzuki Motor, yang merupakan anak perusahaan dari Suzuki Motor Jepang. Pak Suzuki Motor berhasil mencatatkan penjualan sejumlah 128.000 unit mobil pada tahun fiskal 2016. Hal ini memancing semua produsen yang bermain di tanah Pakistan untuk meningkatkan produksi, demi memenuhi kebutuhan domestik yang tumbuh cepat. Selain pemain lama, para pemain baru juga mulai tertarik untuk datang ke Pakistan demi mencoba memanfaatkan kesempatan dari tumbuhnya kelas menengah dan terpikat oleh insentif yang diberikan oleh pemerintah.

Masih Didominasi Merk Jepang

Sementara ini, pasar mobil di Pakistan masih didominasi oleh pemain dari Jepang, salah satunya adalah Suzuki. Pemerintah Pakistan bahkan berniat menggunakan mobil Suzuki tersebut untuk taksi, sebagai bagian dari program pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Selain Suzuki, ada juga Indus Motor, sebuah perusahaan join venture antara Toyota Motor dan konglomerasi lokal House of Habib, yang juga mendapatkan penjualan baik di Pakistan. Melalui Corollanya, Indus Motor berhasil mencatat 65.000 unit yang berhasil terjual, sehingga penjualan Indus Motor tumbuh 11% pada tahun fiskal 2016.

Grafik penjualan mobil di Pakistan tahun fiskal 2016 (sumber : Nikkei)

Lalu perusahaan patungan Honda Motor, Honda Atlas Cars, juga mencatat rekor penjualan yang tinggi. Civic dan City menjadi favorit dengan catatan penjualan sebanyak 35.000 unit sepanjang 2016, atau naik sekitar 50%. “Civic adalah pendorong utama, kami harapkan penjualan bisa mencapai 50.000 unit di 2017,” ujar Saquib H. Shirazi CEO dari Honda Atlas Cars. Para produsen ini memperoleh keuntungan dari beberapa kondisi yang bisa meningkatkan keuntungan mereka. Mulai dari pendapatan rumah tangga meningkat, bersamaan dengan ekonomi Pakistan yang tumbuh, sedangkan harga untuk bensin dan solar berada di harga yang rendah. Lalu, suku bunga kredit mobil yang telah jatuh tajam, di mana berada pada rata-rata di bawah 10% dibandingkan dengan yang terjadi pada tahun fiskal 2008, di angka 18%.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY