Prestasi Awal Tahun 2017: Indonesia Berhasil Ekspor 1.800 Mobil Ke Vietnam

Prestasi Awal Tahun 2017: Indonesia Berhasil Ekspor 1.800 Mobil Ke Vietnam

836
0
BERBAGI
Fortuner menjadi penyumbang terbesar angka ekspor TMMIN (foto : rushlane.com)

Target untuk para Agen Pemegang Merek (APM) dan pabrikan otomotif di Indonesia selain untuk bisa menaikkan angka penjualan di wilayah domestik, juga diharuskan untuk bisa menggenjot kebutuhan ekspor ke negara lain. Salah satu negara tujuan ekspor di wilayah Asia Tenggara adalah Vietnam. Volume ekspor kendaraan bermotor dari Indonesia ke Vietnam pada awal 2017 ini meningkat tajam dibanding bulan-bulan sebelumnya, karena berhasil mengekspor lebih dari 1.800 unit.

Berdasarkan kabar yang diinfokan oleh pihak KBRI Hanoi pada hari Senin (20 Februari 2017), pada awal 2017 jumlah mobil yang diimpor Vietnam dari negara-negara ASEAN meningkat lebih dari 230% dibandingkan dengan periode awal 2016. Jenis mobil terbanyak yang diimpor oleh Vietnam dari Indonesia adalah Toyota Innova dan Fortuner. Vietnam Automobile Manufacturers Association (VAMA) menyebutkan peningkatan ini terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya tingginya permintaan terhadap mobil pribadi dan adanya pengurangan bea masuk kendaraan impor kapasitas 9 kursi ke bawah dari negara-negara anggota ASEAN. VAMA memprediksi penjualan mobil di Vietnam pada 2017 tumbuh sekitar 10%.

Kondisi Pasar Membaik, Peluang Bagi Indonesia

Dari pengamatan yang dilakukan oleh KBRI Hanoi, prospek pasar penjualan mobil di Vietnam dari tahun ke tahun semakin membaik. Tetapi, industri otomotif masih mengalami kesulitan dalam menarik investor asing untuk memproduksi suku cadang dan aksesoris kendaraan. Sementara itu, bea masuk kendaraan CBU dari negara anggota ASEAN lainnya turun dari 40% pada tahun 2016 menjadi 30% pada tahun 2017, dan diperkirakan mencapai 0 persen pada tahun 2018.

Pertumbuhan kendaraan di Vietnam menjadi peluang bagi para produsen otomotif (foto : Vietnam Visa Easy)

Jika kondisi ini berlangsung terus, tentunya dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengekspor lebih banyak mobil CBU ke Vietnam mengingat industri otomotif Vietnam masih relatif tertinggal. Dari sini saja sebenarnya bisa dilihat bahwa ternyata Indonesia lumayan maju juga dalam hal industri otomotif, jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya. Semoga saja industri otomotif dalam negeri akan terus berkembang ke arah yang positif setiap tahunnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY