Wah, BMW i3 Kena Recall Gara-Gara Saluran Bensinnya Bocor!

Wah, BMW i3 Kena Recall Gara-Gara Saluran Bensinnya Bocor!

224
0
BERBAGI
(foto : BMWi3Blog)

Fenomena recall ternyata tidak hanya terjadi pada kalangan mobil ‘biasa’ saja, karena ternyata pada mobil unconvensional kelas premium pun bisa saja mengalami cacat pabrik yang berakibat recall. Berita baru saja datang dari pabrikan asal Jerman, BMW, yang menarik kembali sejumlah 19.000 BMW i3 di Amerika Serikat. BMW i3 adalah mobil listrik yang diproduksi BMW di pabrik mereka di Leipzig, Jerman sejak tahun 2013.

Recall diadakan oleh BMW AG karena telah ditemukan adanya kebocoran pada saluran bensin. Loh? Kok bensin? Bukannya i3 ini mobil listrik? Betul. i3 memang sebenarnya mobil listrik murni, tetapi BMW menawarkan i3 juga dalam versi plug-in hybrid, dengan mesin konvensional sebagai range extender. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau badan keselamatan lalu-lintas di Amerika Serikat adalah pihak yang menemukan adanya singgungan antara saluran bensin dari tangki bahan bakar yang menuju mesin range extender dengan salah satu kabel positif baterai listriknya. Gesekan ini berisiko mengakibatkan terjadinya kebocoran pada saluran bensin atau menurut mereka fuel leak, dan bahayanya kebocoran ini berpotensi menimbulkan api atau kebakaran.

19.130 Unit BMW i3 Plug-In Hybrid

Walau ada kerusakan yang cukup berbahaya, namun hingga saat ini belum ada kecelakaan yang diakibatkan oleh hal tersebut. Recall ini tidak akan berlaku untuk mereka yang membeli BMW i3 tanpa opsi mesin bensin tambahan, nah, sayangnya dari total 25.133 unit BMW i3 yang ada di Amerika Serikat, lebih dari tiga perempat konsumen i3 memilih tambahan mesin bensin. Jadilah BMW harus menarik sebanyak 19.130 unit BMW i3 plug-in hybrid di Amerika Serikat. Panggilan ini ditujukan kepada seluruh pemilik BMW i3 plug-in hybrid tahun produksi 2014 hingga 2017, dan dipersilakan datang ke bengkel resmi BMW untuk penggantian suku cadang secara gratis.

Mesin BMW i3 yang berfungsi sebagai Range Extender pada versi plug-in hybridnya. (sumber : BMWi3Blog)

BMW i3 digerakkan dengan baterai yang dapat menggerakkan motor listrik bertenaga 102 Hp dengan torsi puncak 250 Nm. BMW i3 dapat melaju sejauh 200 km, sedangkan BMW i3 versi plug-in hybrid memiliki jarak tempuh sejauh 330 km. Mobil ini memiliki catatan performa akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,3 detik dengan kecepatan maksimum 150 km/jam. Mobil ini sudah banyak mendapatkan pengghargaan di kategori mobil ramah lingkungan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY