Aneka Balap Liar di Jepang (4) : Tenaga Besar untuk Menaklukan Tol...

Aneka Balap Liar di Jepang (4) : Tenaga Besar untuk Menaklukan Tol Wangan

1625
0
BERBAGI
(foto : Devianart)

Seri terakhir di artikel balap liar di Jepang ini adalah balap ala Wangan. Seperti Kanjo, Wangan juga merupakan nama tol, yakni jalan tol route B di Tokyo. Berbeda dengan Kanjo Loop yang sempit, Wangan memiliki jalan yang panjang dan luas. Orang-orang Jepang menyebut jalan tol ini Bayshore. The Bayshore route merupakan jalan tol yang terpanjang di Tokyo, dengan total panjang 70km! Jalan ini dimulai dari kota Yokohama, Kanzawa ward sampai kota Ichikawa, dan merupakan rute penting yang menghubungkan pulau buatan Tokyo Bay dengan jembatan dan terowongan bawah laut dengan melewati seluruh Tokyo.

Saking panjangnya, jalanan ini dulu biasanya digunakan pembalap jalanan yang bernama Mid Night Club di tahun 1990-an sebagai tempat balap liar untuk mendapatkan top speed. The Mid Night Club ini adalah sebuah geng balap jalanan Jepang yang secara illegal menyelenggarakan balapan top speed di the Bayshore route, dari Shuto expressway antara Tokyo ke Yokohama. Perkumpulan ini menjadi sangat disegani dan terkenal jahat. Walau namanya di dunia internasional tidak sepopuler Kanjo ataupun Touge, Wangan tetap memiliki sebuah lifestyle dari balap jalanan mobil-mobil JDM (Japan Domestic Market).

Syarat Tidak Mudah

Untuk bisa mengikuti perkumpulan ini, syarat yang harus dipenuhi tidaklah mudah. Kalaupun lolos persyaratan, sebagai anggota baru, mereka hanya dianggap sebagai orang yang magang untuk jangka waktu 1 tahun, dan diwajibkan untuk menghadiri semua pertemuan yang diadakan. Hanya sekitar 10% dari pebalap yang bisa memenuhi dan mendapatkan status keanggotaan penuh, dan disini mereka harus keluar dari anggota jika pebalap tersebut memberikan dampak bahaya bagi pengemudi lain atau sesama anggota klub.

Sulit untuk bisa masuk ke dalam kelompok ini, ada syarat tertentu (foto : Stance Nation)

Anggota dari Mid Night Club selalu menempeli kendaraan mereka dengan stiker kecil di bagian bumper, yang besar berada di kaca depan bagian atas, dan beberapa ada yang menempelkan stiker midnight racing team di bagian side skirt. Standar yang tinggi untuk para pebalap membuat polisi kesulitan untuk menangkap mereka, dimana mobil polisi juga dibatasi kecepatannya sampai 180 km/jam (ini merupakan peraturan yang dibuat pada tahun 1977). Sedangkan Mobil-mobil para pebalap di Mid Night Club ini sangat mudah untuk melampaui kecepatan 250 Km/jam, bahkan kecepatan lebih dari 300 km/jam dianggap sudah biasa.

Anggota baru harus mengikuti seluruh pertemuan yang diadakan oleh club (foto ; Red Suns Fast Car)

Club ini telah dibubarkan pada tahun 1999 ketika geng Bosozoku mencoba mengikuti balapan dengan Mid Night Club. Beberapa anggota menerima tantangan tersebut. Ketika balapan telah dimulai dan sedang dalam kecepatan tinggi tiba-tiba mereka memasuki area yang macet. Kejadian ini mengakibatkan kecelakaan beruntun yang sangat dasyat, dan menewaskan dua anggota dari bosozoku dan delapan pengendara lainnya masuk rumah sakit, dimana enam diantaranya adalah pengemudi sipil yang tidak bersalah.

Mobil-Mobil Mahal

Berbeda dengan mobil-mobil yang dipakai oleh para Kanjozoku, mobil dan modifikasi yang dipakai oleh para pembalap Wangan adalah mobil yang memiliki harga yang tidak murah. Begitu juga dengan modifikasi yang dilakukan, karena para pebalap Wangan ini membutuhkan power yang sangat besar untuk bisa mencapai top speed tinggi. Ada gosip yang mengatakan bahwa seorang pebalap telah menghabiskan hingga USD 2 juta untuk membangun dan memodifikasi Porsche 911 miliknya!

Salah satu mobil yang menjadi favorit di jalanan Wangan, Nissan Skyline (foto : Wangan Warriors)

Sedangkan mobil-mobil JDM yang banyak digunakan antara lain: Mazda RX-7, Nissan Skyline GT-R R32 / 33 / 34, Toyota Supra, dan beberapa mobil-mobil kencang lainnya. Dari sini saja sudah terlihat bahwa orang-orang yang mengikuti klub ini bukanlah orang-orang yang sederhana seperti team-team yang mengikuti balap liar Kanjo.

Walau terkenal kejam, tetapi Mid Night Club cukup banyak mendapat hormat dari para penggemar otomotif dunia (sumber : Wallpaper Safari)

Walaupun sudah lama bubar, masih banyak media otomotif mengatakan bahwa Mid Night Club merupakan sumber inspirasi dari balapan jalanan. Selain itu, Mid Night Club sangat menjunjung tinggi keselamatan pejalan kaki ataupun kendaraan lain disamping keselamatan mereka sendiri. Banyak para pecinta otomotif memberi penghargaan kepada klub ini sebagai klub yang memiliki rasa moral yang tinggi sebelum terjadinya kecelakan yang mengakibatkan dibubarkannya klub ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY