Mesin Nissan RB Series (Part 2): Seri Khusus untuk Kebutuhan Khusus

Mesin Nissan RB Series (Part 2): Seri Khusus untuk Kebutuhan Khusus

1120
0
BERBAGI
(foto: Project Fresh)

Jika pada artikel sebelumnya kami hanya membahas berbagai macam varian mesin Nissan RB series dalam keadaan standar, maka di artikel kali ini kami akan membahas mesin Nissan RB series yang diciptakan khusus untuk memenuhi kebutuhan tertentu.

Kebutuhan yang kami maksud di sini tentu saja kebutuhan akan power, yang ujung-ujungnya adalah mengejar kecepatan semaksimal mungkin. Wah! Mesin RB standar saja sudah terhitung istimewa, apalagi jika dipegang tangan-tangan ahli yang bisa meningkatkan performanya! Mari kita bahas bersama-sama!

1. RB26DETT N1

Mesin ini sebenarnya dibuat dengan basis mesin RB26DETT yang kemudian dimodifikasi untuk Nismo demi mengejar kepentingan balap touring Grup A dan N. Pertanyaan pertamanya, mengapa Nismo merasa untuk perlu memodifikasi mesin Skyline GT-R yang sudah bagus itu? Nismo menjawab, hal ini dikarenakan mesin RB26DETT standar masih terasa kurang efisien jika dipakai di arena balap, terutama masalah perawatannya. Hal inilah yang membuat Nismo kemudian mendesain ulang blok mesin RB26DETT ini, serta memberikan banyak part baru seperti piston, camshaft, dan turbocharger Garrett T25 yang dimodifikasi dengan turbin berbahan baja (standarnya berbahan keramik).

Penanda pada mesin N1 garapan Nismo (foto: Automotive Forums)

Konon kabarnya, berkat tangan dingin Nismo mesin spesial ini mampu menahan ledakan tenaga yang cukup fantastis untuk ukuran mesin 6 silinder, hingga 1.877 Hp! Karena kemampuannya inilah, kemudian banyak rumah modifikasi dan pemilik GT-R yang memakai blok mesin RB26DETT N1 untuk dipasang di mesin Skyline GT-R miliknya.

2. RB26DETT Z1 dan Z2

Ini adalah mesin seri RB yang paling langka di dunia. Kenapa? karena mesin RB26DETT Z1 ini hanya diproduksi 1 unit saja. Mesin ini dipasangkan pada Nismo Z-Tune, mobil yang dikabarkan menjadi Skyline GT-R terbaik, sehingga mendapatkan gelar Holy Grail of JDM Cars. 

Versi jalanan dari Z1, Z2! (foto: Project Fresh)

Ubahan yang dilakukan pada mesin ini cukup ekstrim, karena Nismo menaikkan kapasitasnya dari 2.600 cc menjadi 2.800 cc, dengan basis mesin RB26DETT N1. Perangkat turbocharger-nya juga mendapatkan modifikasi lagi, dan banyak partnya yang mendapatkan perangkat baru dari Nismo, bahkan hampir 100% Nismo! Total tenaga yang bisa dikeluarkan oleh mesin ini kurang lebih mencapai 500 Hp dengan torsi sebesar 540 Nm. Untuk melayani para penggemar kecepatan, Nismo sendiri akhirnya membuat Z-Tune versi jalan raya dengan kode Z2 bertenaga 493 Hp yang hanya dibuat 21 unit, dengan pembagian 19 unit untuk publik, dan 2 unit prototipe untuk museum Nissan.

3. RB30DE

Berbeda dengan kedua mesin yang sudah digarap oleh Nismo tadi, kali ini dengan basis mesin RB30E, tuner kawakan Nissan, Tommy Kaira menciptakan RB30DE. Penjelasan sederhana tentang mesin ini adalah: mesin standar RB20E yang kemudian dipasangi head cylinder DOHC kepunyaan RB20DE yang sudah dimodifikasi. Oleh karena itu, mesin ini juga diberi nama gabungan, RB30DE. Mesin ini kabarnya bisa mengeluarkan tenaga hingga 237 Hp di putaran 7.000 rpm, serta torsi 294 Nm di putaran 4.800 rpm.

Salah satu brosur iklan mobil ciptaan Tommy kaira (sumber: Marshallberube)

Lalu mesin ini dipasangkan pada mobil apa? Tentu saja mobil garapan Tommy Kaira juga, yaitu Tommy Kaira M30 yang berbasis Nissan Skyline R31. Mobil ini kemudian diproduksi secara terbatas dan kebanyakan dipasarkan di Jepang saja, sehingga membuat nama Tommy Kaira hanya dikenal oleh kalangan terbatas saja.

4. RB-X GT2

Lagi-lagi mesin yang didesain bukan oleh Nissan maupun Nismo, RB-X GT2 merupakan mesin yang didesain dan dibangun oleh tuner bernama Reinik, tuner spesialis mesin Nissan yang sekarang dikenal dengan nama Reimax. Mesin ini memiliki kapasitas mirip RB26 Z1, hampir 2.800 cc dan mampu memuntahkan tenaga sebesar 443 Hp di putaran 6.800 rpm dengan torsi sebesar 469 Nm.

Mesin RB-X GT2 (foto: Carview)

Modifikasi yang dilakukan oleh Reinik ada di bagian head cylinder, piston, crankshaft serta memakai turbo yang sama dengan mesin RB26 N1. Mesin ini pernah dibuktikan di arena balap profesional seperti LeMans 24 hours (waktu itu dipakai oleh Nismo R33 GT-R LM), Pikes Peak, serta kompetisi lainnya. Mesin ini juga menjadi basis untuk mesin RB26 GT500 dan RB26 Z1 juga lho, meski kali ini dibuat oleh Nismo Omory Factory

5. RB28DET

Selain RB-X GT2, Reimax juga membangun mesin lainnya untuk Nissan. Kali ini, mesinnya bukan dipasang di Skyline R33 GT-R, melainkan di Skyline R33 GT25t (non 4WD) untuk dealer Nissan premium, Prince Nissan. Mesin ini kabarnya hanya dibuat sebanyak 20 unit dengan tenaga maksimum hampir 280 Hp.

Mesin buatan Reinik (foto: Flickr)

Sebenarnya masih ada beberapa mesin Nissan RB series spesial lainnya seperti OS Giken RB30DETT, Tomei GENESIS RB26DETT, HKS RB28DETT dan mesin RB racikan tuner lainnya. Namun rasanya, membahas sedikit saja mesin Nissan RB seri khusus ini sudah cukup mewakili mesin-mesin Nissan RB yang lain. Ya, semoga saja mesin ini tetap lestari dan tetap digemari, walau generasi penerus GT-R saat ini sudah tidak memakai mesin seri RB lagi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY