Honda Prospect Motor Tidak Tertarik Hadirkan WR-V di Indonesia

Honda Prospect Motor Tidak Tertarik Hadirkan WR-V di Indonesia

455
0
BERBAGI
Honda WR-V di Sao Paulo Auto Show (Foto: Indianautosblog)

Model crossover atau mungkin bisa juga disebut compact SUV yang belum lama ini diluncurkan oleh Honda, WR-V, menjadi salah satu model crossover yang tengah menanjak namanya di Amerika Latin saat ini. Crossover anyar ini menjadi populer karena mengusung konsep mobil kompak dengan utilitas tinggi. Mobil ini akan masuk ke pasaran Asia, dan India bakal menjadi negara Asia pertama yang mencipcipi bagaimana rasanya crossover terbaru Honda ini.

Lalu, walaupun mampu menghasilkan popularitas tinggi di luar, apakah tidak membuat pihak Honda Prospect Motor (HPM) tertarik untuk memboyongnya ke Indonesia? Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor memberikan jawaban, “Kalau kita kenalkan WR-V, membuat konsumen makin bingung. Soalnya model crossover sudah ada CR-V, HR-V, BR-V.” Memperkuat pernyataannya, Jonfis menambahkan bahwa sebenarnya WR-V ini tidak memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan HR-V. Dari pernyataan ini, apakah bisa disimpulkan bahwa Honda WR-V tidak akan hadir di Indonesia? Mungkin saja begitu.

Tidak Perlu Persiapan Khusus

Masih menanggapi tentang kemungkinan hadirnya WR-V di Indonesia, Jonfis memang tak menyangkal jika nantinya mereka menjual crossover ini di Indonesia prosesnya akan lebih mudah. HPM tak perlu menyiapkan line produksi khusus, karena mobil ini berbagi basis cukup banyak dengan Honda Jazz. “Bisa diproduksi, tapi sekali lagi, sudah ada HR-V dan BR-V,” tegas Jonfis.

Penampakan Honda WR-V di India, bentuknya mirip dengan Honda Jazz (Foto: Team BHP)

WR-V memang menggunakan platform yang sama dengan Honda Jazz, yang berarti WR-V masih satu platform juga dengan Honda HR-V. Namun jika dilihat dari fisiknya, WR-V mempunyai lebih banyak kemiripan dengan Honda Jazz daripada HR-V. Jika dilihat dari eksteriornya, aksesoris penunjang tampilan crossover banyak dipasangkan di sekujur bodi WR-V, antara lain berupa roof rail, overfender, juga pelek alloy ukuran 16 inci dengan ban berprofil tebal. Melihat positioning WR-V dalam portfolio Honda, pasar mobil ini memang sangat beririsan dengan banyak model lainnya. Sepertinya keputusan HPM untuk tidak membawa mobil ini ke Indonesia memang tepat, karena jika dijual di Indonesia mobil ini akan mengganggu segmen beberapa mobil Honda lain, juga akan terjadi tabrakan harga dengan sesama mobil Honda.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY