Datsun Tidak Ingin Hanya Bermain di Segmen Mobil Murah

Datsun Tidak Ingin Hanya Bermain di Segmen Mobil Murah

362
0
BERBAGI
Datsun Indonesia menyerahkan keikutsertaan IIMS 2017 pada dealer-dealer di Jabodetabek (Foto: Datsun)

Bagi para generasi muda, nama Datsun mungkin lebih dikenal sebagai produsen yang khusus bermain di segmen LCGC (Low Cost Green Car). Padahal jauh sebelum nama Datsun identik dengan LCGC, sejumlah mobil-mobil keren lahir dari merek yang berada di bawah bendera Nissan ini.

Sebenarnya tidak heran juga jika kini Datsun lebih dikenal sebagai produsen mobil murah. Di Indonesia, Datsun baru memiliki dua model saja, yakni Go yang model hatchback perkotaan dan Go+ yang bermodel low MPV 7 penumpang. Kedua mobil ini masuk jenis LCGC dan identik dengan kata murah. Selain itu, kabarnya sejumlah model anyar yang akan ditawarkan Datsun juga bakal dijual dengan harga yang juga terjangkau.

Tidak Ingin Bermain di Segmen LCGC Saja

Menanggapi hal ini, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI) selaku perusahaan induk Datsun, Antonio Zara, mengatakan bahwa Datsun adalah produk global. Artinya, bukan tidak mungkin jika Datsun juga akan melepas produk yang bermain di luar zona LCGC dan tidak membatasi segmen. Pernyataan ini didukung oleh Head of Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja, Desember lalu. Kala itu, Indriani mengatakan bahwa Datsun tidak berniat untuk terus bergerak di segmen LCGC.

Datsun Go Cross saat diperkenalkan (Foto: Inautonews)

Indriani juga mencontohkan bahwa Datsun juga bisa kembali menjadi pelopor. Kita tentu ingat bahwa sebelum segmen LCGC 7 penumpang ramai diisi oleh sejumlah pemain, nama Datsun telah lebih dulu menawarkan hal tersebut dengan Go+. Oleh karenanya, Indriani mengatakan bahwa tida menutup kemungkinan Datsun akan membuka segmen baru, entah misal LCGC SUV atau crossover. Apakah ini jadi salah satu sinyal kuat kedatangan Datsun Go-Cross? Bisa jadi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY