Porsche: Orang Indonesia Suka dengan Mobil yang Unik

Porsche: Orang Indonesia Suka dengan Mobil yang Unik

216
0
BERBAGI
Porsche 718 Cayman (kiri) dan Porsche Panamera 4S (Foto: Tribun)

Porsche Indonesia baru saja meluncurkan dua produk terbarunya di Indonesia: 718 Cayman dan Panamera 4S. Pabrikan mobil asal Jerman ini merasa sangat percaya diri dengan kondisi pasar tahun 2017 ini. “Market mobil premium di Indonesia tahun ini cukup sengit. Tidak hanya ada Porsche, tapi juga kita bisa lihat Maserati, Rolls-Royce, dan lain lain. Tapi saya rasa untuk 2017 kami cukup optimistis dan cukup yakin dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik,” ujar Managing Director Porsche Indonesia, Christoph Choi.

Choi juga merasa lebih optimis, karena menurutnya, orang Indonesia saat ini lebih tertarik dengan produk-produk mobil yang terlihat unik. Jika kami boleh menerjemahkan kata ‘unik’ ini, mungkin yang dimaksud adalah mobil yang menarik perhatian di jalanan, dengan konotasi positif tentu saja. Sebenarnya hal ini cukup masuk akal, karena perhatian orang-orang di jalan akan menambah tingkat percaya diri si pemakai mobil itu sendiri. “Kami rasa pasar kini sangat potensial. Kami juga sudah memiliki basis data konsumen dan melihat bagaimana kecenderungan konsumen saat ini, apa yang mereka inginkan,” tambahnya.

Kenaikan Penjualan Tahun Lalu Kurang Signifikan

Ketika disinggung masalah penjualan tahun lalu, Choi menjawab, “Tahun lalu bisa dikatakan kami tidak mengalami peningkatan yang signifikan, namun cukup baik jika dibandingkan dengan para pesaing yang mengalami penurunan puluhan persen. Untuk tahun ini, peningkatan 10 persen saya rasa sudah cukup realistis bagi kami.” Sayangnya, Choi tetap tidak mau menguak angka spesifik untuk target unit tahun 2017 ini.

Managing Director Porsche Indonesia Christoph Choi (kiri) dan Carl Isenbeck, Marketing Director Porsche Asia Pasifik saat memperkenalkan dua model anyar Porsche di Indonesia (Foto: Tribun)

Demi mendukung angka penjualan yang bagus, Porsche Indonesia membuat program khusus bernama Porsche Driving Center, agar pihak Porsche bisa memberikan pengalaman berkendara untuk para calon pembelinya. “Cara utama yang kita akan gunakan adalah dengan memberikan pelanggan pengalaman berkendara dengan Porsche, melalui test drive. Contohnya, kami punya Driving Center di Sentul. Permanent Driving School. Seperti yang kita juga miliki di Sepang, Malaysia. Jadi inilah kuncinya. Kita mengajak masyarakat merasakan pengalaman berbeda mengendarai mobil Porsche,” tutup Choi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY