Ini Alasan Pemerintah Akhirnya Ijinkan Mobil LCGC Digunakan Sebagai Taksi Online

Ini Alasan Pemerintah Akhirnya Ijinkan Mobil LCGC Digunakan Sebagai Taksi Online

422
0
BERBAGI
(Foto: Indonesia daily news)

Setelah didesak banyak pihak, Pemerintah akhirnya mengeluarkan revisi terkait Peraturan Menteri Perhubungan no. 32 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Jika sebelumnya disebutkan bahwa taksi online yang diperbolehkan Kir hanya mobil-mobil yang memiliki kapasitas silinder di atas 1.300 cc, maka revisinya menyebutkan bahwa kapasitas mesin yang diijinkan kini minimal 1.000 cc.

Melalui revisi tersebut, para pengemudi taksi online yang menggunakan kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) kini bisa kembali menggunakan kendaraan mereka untuk mencari nafkah. Jika melihat ke belakang, Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor Pulogadung Dishubtrans DKI Jakarta, Muslim, pada tanggal 6 Oktober 2016 sempat berkata bahwa Mobil LCGC dilarang digunakan sebagai taksi online untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi penumpang. Lantas, apa yang menjadi alasan Pemerintah akhirnya bersedia merevisi peraturan yang dikeluarkannya itu?

Tiga Faktor Utama

Meskipun pernah ada pernyataan yang terkesan menyudutkan kemampuan mobil LCGC, ironisnya Pemerintah melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Pudji Hartanto, mengatakan bahwa pernyataan tersebut sudah dibantah sejak lama. Lebih lanjut, Pudji menambahkan bahwa kendaraan LCGC adalah kendaraan yang telah disahkan oleh Pemerintah. Secara logika, bila tidak aman dan nyaman, maka Pemerintah seharusnya tidak mungkin tanda tangan untuk mengesahkan mobil tersebut.

Ingin menjadikan mobil pribadi sebagai taksi online? Perhatikan peraturannya agar tidak bermasalah di kemudian hari (Foto: industribisnis)

Jika berbicara mengenai revisi peraturan, maka menurut Pudji hal itu didasari oleh tiga faktor utama, yakni masalah keselamatan, faktor kesetaraan dan kebutuhan dari publik atau masyarakat. Pudji menjelaskan bahwa faktor keselamatan erat kaitannya dengan kesetaraan. Artinya, meskipun memiliki kapasitas mesin maksimal 1.200 cc, namum untuk masalah keamanan, LCGC juga tidak kalah. Begitu juga dengan faktor kenyamanan yang dimiliki oleh mobil LCGC. Selain itu, Pudji menyebut bahwa mobil jenis LCGC sejalan dengan program langit biru yang diusung pemerintah, yakni kendaraan ramah lingkungan yang memiliki efesiensi bahan bakar. Oleh karenanya, Pudji membantah bila LCGC dibilang tidak aman.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY