Hyundai Indonesia Bisa Andalkan Penjualan ke Luar Negeri untuk Pemasukan

Hyundai Indonesia Bisa Andalkan Penjualan ke Luar Negeri untuk Pemasukan

421
0
BERBAGI
(sumber: Gusto Mobil)

Produk-produk Hyundai di Indonesia selama ini lebih banyak didatangkan secara utuh dari negara asalnya, Korea Selatan. Tetapi walau begitu, Hyundai Indonesia juga memiliki pabrik sendiri di Indonesia. Pabrik Hyundai yang terletak di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat ini bukan tempat Hyundai Indonesia memproduksi sendiri produk-produknya, namun sebagai tempat perakitan mobil yang diproduksi secara CKD atau Complete Knocked Down.

Salah satu model yang dirakit di pabrik ini adalah Hyundai H-1 yang kita ketahui bahwa penjualannya tidak gemilang di Indonesia. Meski demikian, Hyundai Indonesia memiliki pasar potensial di negara lain untuk produk ini. Jika melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada 2016, wholesale Hyundai Indonesia mencapai 1.324 unit. Sedangkan di 2017 ini Hyundai Indonesia menargetkan penjualan hingga 1.800 unit. Selain dijual di Indonesia, Hyundai juga melakukan ekspor ke beberapa negara, antara lain: Thailand, Brunei Darussalam, hingga Bhutan.

Ekspor Menjadi Penopang Penjualan

Untuk bisa menjadi pemasukan perusahaan, Hyundai Indonesia memilih jalan Ekspor. Seperti yuang dikatakan oleh President Director PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Mukiat Sutikno, ekspor menjadi penopang penjualan Hyundai Indonesia dengan rata-rata mencapai 250 unit per bulan. “Kecuali waktu yang demo besar di Korea Selatan tiga bulan. Tapi over all tahun lalu ekspor kami 2.000 unit, harapan kami tentunya tahun ini, kebetulan HMC (Hyundai Motors Company) memberikan kita green line lebih mengeksplor pasar ekspornya lagi,” kata Mukiat.

Hyundai H-1, walaupun tidak populer di Indonesia, tetapi punya pasar potensial di negara tetangga. (sumber: Hyundai Indonesia)

Lampu hijau dari HMC ini menjadi angin segar bagi Hyundai Indonesia untuk bisa menaikkan kuantitas ekspor mobil Hyundai rakitan Indonesia. Jumlah ekspor Hyundai diharapkan bisa mencapai 2.250-2.300 unit perbulan, karena kapasitas produksi pabrik Hyundai di Pondok Ungu mencapai 26 ribu unit dalam setahun. “Terus terang, kami sangat bangga, karena biasanya kebanyakan impor, tapi kami bisa ekspor. Terus terang sedang melobi terus dan harapan kita moga-moga tahun depan kita bisa announce satu CKD baru lagi,” ujar Mukiat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY