30 Tahun Ekspor Toyota: Kijang Sampai ke Timur Tengah, Fortuner Menjadi Primadona...

30 Tahun Ekspor Toyota: Kijang Sampai ke Timur Tengah, Fortuner Menjadi Primadona Ekspor

569
0
BERBAGI
(sumber: Otonity)

Tahun ini, Toyota Indonesia merayakan 30 tahun ekspor Toyota ke berbagai negara di dunia. Sejak ekspor perdana di tahun 1987, Toyota Indonesia hingga saat ini sudah mengirim 1.065.000 unit mobil ke 80 negara. Salah satu mobil andalan Toyota Indonesia yang juga laris di pasaran ekspor adalah mobil sejuta umat yang legendaris, Toyota Kijang. Sejak pertama kali melakukan ekspor, Toyota Kijang menjadi produk Toyota Indonesia yang paling banyak diekspor. “Kalau secara total akumulasi total sih masih Kijang. Kijang itu kan ada dimana-mana, terutama di Timur tengah. Terus nomor dua Vios,” ujar Direktur Senior TMMIN, Edward Otto Kanter.

Toyota Kijang yang pertama kali diekspor oleh Toyota Indonesia adalah Kijang generasi ketiga atau Kijang Super. Waktu itu, Toyota Indonesia masih mengirimnya dalam skala kecil ke beberapa negara tujuan seperti Brunei Darussalam dan negara-negara di Asia Pasifik. Seiring waktu berjalan, kegiatan ekspor pun ditingkatkan oleh Toyota hingga akhirnya di tahun 2004 Toyota mengirim Kijang Innova dan Fortuner dalam jumlah yang cukup signifikan ke beberapa negara di Asia Pasifik, serta Timur Tengah.

Fortuner Merajai Pasar Ekspor

Di tahun ke-30 Toyota Indonesia melakukan ekspor, saat ini Toyota berhasil mencatat pertumbuhan ekspor yang sangat signifikan. Pada Januari 2017, pengiriman mobil utuh (completely built-up atau CBU) Toyota dari Indonesia mencapai 15.400 unit, atau naik 76% dibanding Januari 2016 yang jumlahnya hanya 8.800 unit. Walau Kijang memang mencatat jumlah terbanyak, tetapi belakangan ini Fortuner menjadi raja di pasar ekspor. “Tapi untuk tahun-tahun ini, kan Fortuner lagi jadi primadona. Tapi kalau secara total tetap Kijang, kalau selama 30 tahun itu Kijang,” terang Edward. Keterangan senada juga diberikan oleh Wakil Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, “Fortuner masih menjadi tulang punggung ekspor kami dengan volume mencapai 5 ribu unit.”

Fortuner menjadi penyumbang terbesar angka ekspor TMMIN (foto: rushlane.com)

Menurut Warih, tingginya ekspor Fortuner itu melanjutkan tren pengiriman sepanjang 2016, di mana porsi ekspor Fortuner mencapai 29% dari total ekspor Toyota Indonesia. Posisi berikutnya diisi sedan Vios dengan volume 2.500 unit, Innova 1.100 unit, Sienta 600 unit, juga model lain, seperti Avanza (mulai 2004), Rush (mulai 2007), Yaris dan Agya (mulai 2014), TownAce dan LiteAce (mulai 2008), sebanyak 6.200 unit. Di luar produk CBU, pada Januari lalu TMMIN juga mengekspor 3.500 kendaraan dengan cara CKD atau terurai, dan lebih dari 8 juta buah komponen.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY