Jokowi dan Toyota Adakan Pertemuan Tertutup di Istana Negara

Jokowi dan Toyota Adakan Pertemuan Tertutup di Istana Negara

536
0
BERBAGI
(foto : Toyota Indonesia Manufacturing)

Presiden Joko Widodo dan Presiden Toyota Motor Corp melakukan pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta. Seperti dikutip dari Detik.com, Jokowi menyatakan keinginannya pada Toyota untuk tetap berinvestasi di Indonesia. Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Warih Andang Tjahjono, memberikan keterangan, “Pak Jokowi minta agar investasi industri Jepang, bukan hanya Toyota, makin banyak dilakukan di Indonesia. Karena pemerintah akan mendukung agar kegiatan-kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik.”

Pihak Toyota menemui Jokowi dengan diwakili oleh Toyoda dan didampingi oleh Senior Managing Officer TMC Shigeru Hayakawa, Presdir PT Toyota-Astra Motor Hiroyuki Fukui dan Wakil Presiden Toyota-Astra Motor Henry Tanoto. Namun Toyota tidak merinci lagi mengenai investasi baru mereka di Indonesia. Tapi mereka tetap berjanji untuk berinvestasi di Indonesia. “Kami tidak bicara secara detail seperti itu, tapi Mr. Toyoda terus berkomitmen agar pengembangan industri di Indonesia,” ujarnya.

Siap-Siap Eskpor Mobil ke Australia?

Warih menambahkan, “Jadi investasi kita terutama di 2015-2016 itu di antaranya mengenai pembangunan pabrik-pabrik baru dan juga tentu saja memperkenalkan model-model baru, model-model baru yang pada gilirannya juga akan berdampak pada perubahan-perubahan yang signifikan pada supply chain kita.” Lalu, apakah investasi baru yang berbentuk pabrik-pabrik ini adalah salah satu fasilitas agar Toyota Indonesia bisa memenuhi permintaan pemerintah untuk mengekspor mobil ke Australia?

Apakah Toyota akan mampu merambah pasar Australia? (foto: Detik/Ari Saputra)

Warih memberi keterangan, bahwa Toyota saat ini masih menggodok kemungkinan itu. “Itu menjadi salah salah satu tantangan dan kesempatan kita terutama bagaimana untuk produk-produk Indonesia ini mempunyai daya saing yang cukup di pasar global karena kita akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh stakeholder agar produk-produk kita ini pertama harus sesuai dengan keinginan konsumen Australia,” tutupnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY