Penjualan Datsun Awal Tahun 2017 Jeblok, Kenapa Ya?

Penjualan Datsun Awal Tahun 2017 Jeblok, Kenapa Ya?

1451
0
BERBAGI
Datsun Go Panca special version (foto: Beritasatu)

Ada beberapa hal menarik yang dapat dilihat dari data penjualan rilisan Gaikindo di awal tahun 2017 ini, salah satunya adalah penjualan Datsun di Indonesia yang merosot tajam. Awal 2017 ini sepertinya menjadi saat yang buruk bagi Datsun di Indonesia karena penjualan Go+ Panca dan Go Panca hanya mencapai angka 600-an unit per bulan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016, Datsun berhasil menjual sekitar 3.000 hingga 3.200 unit per bulan, jadi penjualan awal tahun ini merosot hingga sekitar 80%.

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Antonio Zara (atau yang akrab disapa Toti) pun mengakui, bahwa Datsun sedang terjepit. Dalam sebuah kesempatan beberapa saat yang lalu, dirinya mengatakan bahwa Datsun butuh suntikan model baru yang menyediakan transmisi otomatis. ”Kami butuh itu, karena saat ini tidak bisa bersaing di sana. Di negara berkembang lain, lebih dari 50 persen penjualan mobil menggunakan transmisi otomatis. Saat ini, penggunaan transmisi matik di Indonesia mencapai 25 persen, dan berpotensi tumbuh sampai 40 persen. Kami tidak bisa absen dari segmen yang tumbuh cepat ini,” ucap Toti.

Berat Menyaingi Calya-Sigra?

Hal ini bisa menjadi sebuah tanda bahaya bagi Datsun Indonesia. Datsun memang harus mempercepat apa pun untuk mengejar ketertinggalan, karena sejak kemunculan kompetitor terberatnya, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, penjualan Datsun seperti dipukul turun. Memang dulu beberapa kali Datsun Indonesia pernah mengelak soal pengaruh produk kompetitor, tapi nyatanya saat ini data bisa membuktikan.

Penjualan si kembar Calya dan Sigra semakin meroket, Datsun gigit jari. (Foto: Ototaiment)

Dari data penjualan wholesales Gaikindo tahun lalu, sejak Calya dan Sigra dikirimkan bulan Juli, dua bulan setelahnya penjualan Datsun langsung anjlok. Dari angka 3.000-an, turun ke level 2.000-an, dan pada September tinggal 800-an unit. Titik terendahnya di bulan Oktober, Datsun hanya bisa menjual 230 unit. Parahnya, bencana itu masih berlanjut hingga awal tahun ini, sementara kompetitornya, Calya dan Sigra, penjualannya makin meroket dengan jumlah penjualan masing-masing menyentuh angka 9.800-an dan 3.500-an unit per bulan.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY