Senasib dengan Datsun, Renault Kwid Ternyata Juga Tidak Laris

Senasib dengan Datsun, Renault Kwid Ternyata Juga Tidak Laris

761
0
BERBAGI
(Foto: Netcarshow)

Tidak jauh beda degan rekan satu perusahaannya, penjualan Kwid di Indonesia ternyata juga jeblok. Padahal awalnya mobil ini sudah digadang-gadang akan menjadi mobil yang populer di Indonesia gara-gara harganya yang murah walaupun tidak tergolong LCGC. Cita-cita Renault untuk bisa menguasai pasar mobil murah di Indonesia sepertinya hanya akan menjadi hisapan jempol belaka. Bagaimana tidak, walau tidak berlabel LCGC dan berharga murah, mobil ini tetap saja tidak mendapat sambutan yang positif dari pasar.

Menurut data yang dirilis oleh Gaikindo, dua bulan pertama tahun ini PT Auto Euro Indonesia (AEI) hanya berhasil mengirimkan 19 unit Kwid ke dealer. 14 unit dikirim Januari, dan sisanya pada Februari. Mobil ini memang sudah diluncurkan akhir tahun 2016 lalu, tetapi pada bulan-bulan itu, Gaikindo memang belum mencatat adanya penjualan Kwid, karena PT AEI baru mendistribusikannya pada awal 2017.

Desain Lumayan, Harga Murah, Kurang Apa Lagi?

Banyak pemerhati otomotif yang mengatakan bahwa Renault Kwid ini sebenarnya punya desain dan kualitas interior yang tidak kalah dengan mobil sekelasnya. Bahkan, harganya pun murah sekali, cuma Rp 117 jutaan saat diluncurkan. Tapi nyatanya, harga murah ini ternyata tidak cukup menggiurkan bagi calon konsumen. Sebenarnya ada hal yang jauh lebih penting jika ingin menjual mobil di Indonesia selain harga dan desain, yaitu brand image. 

Ternyata Kwid belum bisa sukses di Indonesia. Lalu akan bertahan berapa lama di sini? (Foto: Viva)

Di dalam dunia otomotif, selama ini orang Indonesia sudah seperti memiliki kedekatan khusus dengan merk Jepang. Hal itulah yang seharusnya benar-benar diperhatikan oleh para pemain otomotif dari luar Jepang, pembangunan brand image sehingga APM bisa meyakinkan konsumen di Indonesia bahwa produk mereka layak dibeli. Selain itu, layanan purna jual yang baik akan menambah nilai positif bagi image produk, yang seharusnya bisa mendongkrak jumlah penjualan. Lalu kira-kira langkah apa yang akan diambil oleh PT AEI untuk menaikkan penjualan Renault Kwid? Kita tunggu saja perkembangannya.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY