Asosiasi Automotive Nusantara Ingin Turut Meramaikan IIMS 2017, Tapi…

Asosiasi Automotive Nusantara Ingin Turut Meramaikan IIMS 2017, Tapi…

428
0
BERBAGI
Fin Komodo di IIMS 2016 (Foto: Tribun)

PT. Dyandra Promosindo selaku penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 diketahui telah menggandeng banyak pihak untuk meramaikan gelarannya. Selain dari pihak pabrikan dan industri pendukung otomotif, mereka juga dikabarkan telah mencoba untuk mengajak serta produsen mobil dalam negeri.

Terkait hal ini, Asosiasi Automotive Nusantara (Asia Nusa) mengaku telah mendapatkan tawaran Dyandra untuk ikut IIMS 2017. Meski begitu, hingga saat ini Asia Nusa melalui Ketua Bidang Pemasaran dan Komunikasinya, Dewa Yuniardi, mengaku masih mempertimbangkan. Apa yang membuat Asia Nusa masih menimbang-nimbang tawaran menarik itu?

Pertimbangan Dana

Hal ini mungkin terdengar klise, namun inilah yang menjadi akar masalah: dana. Seperti yang mungkin Anda ketahui, untuk mengikuti IIMS 2017 setiap merek pasti dikenai biaya untuk sewa booth. Hal ini mungkin bukan masalah besar bagi merek-merek besar, sehingga tak heran jika makin moncer nama sebuah merek, maka makin besar pula booth yang digunakannya.

Mobil nasional Tawon di INAPA (Foto: otomotifnet)

Hal ini tentu berbanding terbalik dengan Asia Nusa yang bergerak di bidang penjualan mobil rakitan Indonesia dan tidak memiliki banyak dana. Apalagi Asia Nusa mengaku hanya bisa menjual puluhan unit dalam sebulan, dan pengunjung pameran besar macam IIMS 2017 biasanya kehilangan antusias saat tahu pembelian mobil Asia Nusa tidak bisa dicicil, alias harus tunai.

Menanti Kebijakan Penyelenggara

Dewa mengaharapkan penyelenggara IIMS bersedia memberikan sewa booth gratis seperti tahun sebelumnya maupun fasilitas khusus pada mobil nasional macam Fin Komodo dan lain sebagainya. Jika demikian yang terjadi, maka Dewa mengaku bahwa Asia Nusa akan sangat siap dan tertarik untuk meramaikan IIMS 2017.

Apakah Asia Nusa akan turut meramaikan IIMS kali ini? (Foto: autovict)

Dewa menambahkan, pada pameran International Trade Exhibition for Auto Parts, Accessories, and Vehicle Equip (INAPA), pihak penyelenggara tidak membebankan biaya sewa booth kepada Asia Nusa. “Kalau kita bayar, jelas tidak akan bisa ditutup dari hasil penjualan. Kita maunya seperti itu (free booth-red), tetapi ini semua bisa didiskusikan lagi. Kita bicara jujur apa adanya soal kemampuan kami,” tutup Dewa.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY