Mulai 1 April 2017, Empat Peraturan Baru Untuk Taksi Online Ini Resmi...

Mulai 1 April 2017, Empat Peraturan Baru Untuk Taksi Online Ini Resmi Diberlakukan

644
0
BERBAGI
Revisi PM 32 mulai berlaku 1 April 2017 (Foto: TribunTimur)

Setelah menuai banyak pro-kontra yang berujung dengan adanya revisi terhadap Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, akhirnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai memberlakukan peraturan yang juga menjadi payung hukum angkutan sewa online ini.

Regulasi terkait angkutan sewa khusus (sebelumnya biasa disebut dengan taksi online) ini mulai diberlakukan pada 1 April 2017, dengan kandungan 11 poin revisi yang telah dibahas dan disepakati. Walaupun kesebelas poin ini juga telah melalui uji publik dan sosialisasi, namun masih ada beberapa poin yang masih dalam masa transisi, sehingga pemerintah memberi kelonggaran waktu tiga bulan sebelum poin-poin tersebut resmi diberlakukan juga.

Empat Poin yang Resmi Berlaku

 

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, melalui siaran resmi Humas Ditjen Perhubungan Darat, Sabtu (1/4/2017) menyatakan bahwa dengan diberlakukannya peraturan baru yang berisi 11 poin revisi PM 32/2017 yang terkait dengan angkutan sewa khusus, maka angkutan sewa khusus (taksi online) resmi menjadi angkutan umum resmi yang beroperasi di wilayah Indonesia.

11 poin revisi PM 32 yang harus dipatuhi provider dan pengemudi taksi online (Foto: Koran Sindo)

 

Sebagai penyegar ingatan, 11 poin revisi yang tercantum di PM.32 antara lain: jenis angkutan sewa, kapasitas silinder mesin, kapasitas tarif angkutan sewa khusus, kuota jumlah angkutan sewa khusus, kewajiban STNK berbadan hukum, pool, pengujian berkala (KIR), bengkel, pajak, akses dasboard, dan sanksi. Dari kesebelas poin tersebut, yang sudah resmi diberlakukan per 1 April 2017 adalah penetapan angkutan online sebagai angkutan sewa khusus, persyaratan kubikasi mesin kendaraan minimal 1.000 cc, keharusan memiliki tempat penyimpanan kendaraan, dan kepemilikan atau kerja sama dengan bengkel yang merawat kendaraan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY