Setelah Perancis, Giliran Jerman yang Temukan Kecurangan Uji Emisi Fiat

Setelah Perancis, Giliran Jerman yang Temukan Kecurangan Uji Emisi Fiat

206
0
BERBAGI
Bos FCA, Sergio Marchionne. (foto: thedrive)

Beberapa hari yang lalu tersiar berita bahwa perusahaan gabungan antara FIAT dan Chrysler (FCA) yang belakangan ini sedang tertimpa masalah berat karena mereka dituduh memanipulasi hasil uji emisi gas buang mesin dieselnya dan sudah mendapat tuntutan hukum di Perancis. Pengadilan di Perancis saat ini akan membuka penyelidikan terhadap produsen mobil FIAT Chrysler atas dugaan kecurangan dalam tes emisi diesel.

Penyelidikan ini adalah tindak lanjut atas rekomendasi dari kantor anti penipuan Perancis dan akan dilakukan oleh pengadilan kesehatan masyarakat setempat. Selain Perancis, ada beberapa negara lain yang juga melakukan tuntutan serupa kepada FCA, salah satunya adalah Jerman. Otoritas transportasi Jerman diberitakan telah menemukan kesalahan perangkat dalam tes uji emisi yang dilakukan terhadap mobil Fiat, walaupun tentu saja Fiat yang merupakan perusahaan asal Italia itu membantah tudingan yang dilayangkan oleh otoritas Jerman.

Uji Emisi Semakin Ketat setelah Kasus VW di Amerika

Pemerintah Jerman memang tengah berupaya melakukan uji emisi setelah salah satu perusahaan asal negara tersebut, Volkswagen (VW) terbukti melakukan kecurangan emisi diesel di Amerika Serikat pada 2015. Secara rinci, Kementerian Transportasi Jerman memang belum bersedia memberi penjelasan. Namun, mereka akan segera mengirimkan hasil tes emisi itu kepada Komisi Eropa untuk kemudian ditindaklanjuti. Dalam tes emisi yang dilakukan terhadap mobil penumpang Fiat 500X menunjukkan sistem pengolahan gas buang yang mati setelah 90 menit.

Fiat 500X tahun 2016 (foto: The Car Connection)

Adapun dalam tes sebelumnya sebuah surat kabar di Jerman menuliskan, Fiat melakukan kecurangan dengan mematikan sistem pengolahan gas buang setelah 22 menit. “Kami tidak dalam posisi untuk mengomentari keabsahan dari tes tersebut,” kata seorang juru bicara Fiat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY