Tidak Perlu Menunggu Diberlakukan, Produsen Boleh Duluan Menawarkan Produk Euro 4-nya

Tidak Perlu Menunggu Diberlakukan, Produsen Boleh Duluan Menawarkan Produk Euro 4-nya

225
0
BERBAGI
Segala perubahan pasti membutuhkan konsekuensi, apakah masyarakat sudah siap menanggung konsekuensinya? (sumber: 78Deka)

Keputusan pemerintah Indonesia untuk memberlakukan standar emisi Euro 4 masih sedikit terhambat oleh kesiapan Pertamina dalam menyiapkan bahan bakar yang bisa memenuhi standar Euro 4. Oleh karena itu, pemerintah baru akan memberlakukan standar Euro 4 ini 18 bulan lagi. Namun pemerintah mempersilahkan bagi produsen yang telah siap dengan produknya dipersilahkan untuk menawarkan produk Euro 4-nya kepada konsumen di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), M. R Karliansyah mengatakan, “Ini kan Pertamina, pada saat kita diskusi, pernah juga kita ngundang bebeberapa pemasok, ada dari Shell dan Total. Shell itu sudah siap bahkan dengan Euro 5, kami juga mendapat informasi kalau di lapangan teman-teman Gaikindo misalnya dari Honda, merek Honda juga sudah siap. Jadi artinya tidak harus menunggu itu, jalan ya jalan, tapi batas akhirnya 10 september 2018.”

Produsen Sudah Siap

Selama ini, memang para produsen mengeluh akan ketidakpastian soal regulasi Euro 4. Ketidakpastian tersebut mengakibatkan ongkos produksi menjadi lebih mahal, dikarenakan para produsen harus memproduksi 2 produk yang sama tetapi standar emisi yang berbeda. Standar Euro 2 untuk pasar Indonesia, sedangkan Euro 4 untuk pasar ekspor.

Dengan adanya standar emisi baru, maka diharapkan udara di perkotaan bisa lebih bersih. (Foto: Huffington post)

“Teman-teman gabungan industri otomotif sudah lama (siap dan mendorong perubahan standar emisi-Red) sebenarnya, cuma karena kita belum menetapkan, mereka tidak siap,” kata Karliansyah. “Karena tadi itu, semua tergantung perencanaan, dan perencanaan itu tercetusnya pada akhir tahun, jadi artinya akan mundur lagi, jadi itu aja poinnya, mereka sudah siap dari awal (para pabrikan-Red),” tambahnya. Menetapkan standar Euro 4 juga bakal menguntungkan Indonesia. Bukan hanya ongkos produksi yang lebih murah, kualitas BBM juga bakal lebih baik dan juga lingkungan yang lebih bersih.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY