Chevrolet Indonesia Atur Strategi agar Harga Mobil Bekasnya Tidak Anjlok

Chevrolet Indonesia Atur Strategi agar Harga Mobil Bekasnya Tidak Anjlok

615
0
BERBAGI
(foto: Chevrolet Indonesia)

Selain harga baru dan berbagai macam fiturnya, calon pembeli mobil juga mempertimbangkan banyak hal sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli mobil. Salah satu pertimbangan utama orang Indonesia saat akan membeli mobil adalah memikirkan harga jual kembalinya, apakah masih akan tinggi atau anjlok. Untuk bisa menjaga harga jual mobil bekasnya tetap tinggi, pabrikan biasanya merancang berbagai program, salah satunya adalah program buyback atau membeli kembali mobil dari konsumennya. Strategi-strategi ini juga dipikirkan oleh Chevrolet Indonesia, walaupun hingga saat ini produsen asal Amerika Serikat ini belum berniat untuk melakukan hal yang sama (buyback).

“Kalau yang namanya resale value itu menjadi sesuatu yang penting, tidak hanya di Indonesia tapi beberapa negara menjadi kriteria pada saat kita menentukan pilihan. Kita selalu ingin melayani dan membantu konsumen-konsumen kita melalui merawat kendaraan baik, disebutkan bengkel-bengkel dengan teknisi merawat kendaraan itu saat kendaraan baik, berharap dampak positif terhadap nilai jual kembali,” kata Presiden Direktur General Motors Indonesia, Gaurav Gupta. Namun Gaurav juga menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika nantinya Chevrolet Indonesia juga menerapkan program yang sama. Saat ini, fokus yang sedang dilakukan oleh Chevrolet Indonesia untuk menjaga harga jual kembalinya tidak anjlok adalah dengan menambah jaringan dealernya di seluruh Indonesia.

Tidak Tertarik Bikin LCGC

Jika pabrikan otomotif lain banyak yang tertarik mengikuti program LCGC (Low Cost Green Car) untuk mendongkrak penjualan merknya di Indonesia, Chevrolet tidak. Chevrolet Indonesia memiliki alasan bahwa mereka lebih fokus ke produk yang baru diluncurkannya ke pasar Indonesia. “Memang sangat beralasan menghadirkan mobil subsegment LCGC 7-seater yang sedang berkembang. Tapi fokus kami adalah untuk bisa konslidasi dan berkembang terutama di produk yang baru kami luncurkan,” tutur Gaurav.

Presiden Direktur General Motors Indonesia, Gaurav Gupta. (foto: Chevrolet Indonesia)

Ia menambahkan, ketimbang meluncurkan produk baru, Chevrolet Indonesia lebih ingin agar produk-produknya bisa diterima dengan baik di pasar otomotif Indonesia. “Kita kan nggak bisa launching setiap 6 bulan sekali misalnya. Sekarang baru meluncurkan 3 mobil mungkin ada satu lagi bakal menyusul di akhir tahun, kami betul-betul ingin menguatkan jaringan dengan komunikasi yang sangat baik,” tutur Gaurav. “Terkait dengan masuk ke segmen baru, saat ini seperti yang saya katakan fokus kami adalah memastikan produk ini bisa sesuai dengan pasar. Kami bisa katakan saat ini khususnya di Jakarta, Indonesia semua produk yang baru diluncurkan diterima dengan baik,” tutup Gaurav.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY