Di Jepang, Pengendara Wajib Memahami 4 Simbol Khusus ini

Di Jepang, Pengendara Wajib Memahami 4 Simbol Khusus ini

584
0
BERBAGI
Simbol-simbol khusus ini memiliki arti tersendiri di Jepang (Foto: Gazoo)

Kondisi lalu-lintas di Indonesia kian hari kian dipadati oleh berbagai macam kendaraan. Tak ayal, kemacetan menjadi salah satu konsumsi harian para pengguna jalan. Sayangnya, saat ini di Indonesia peraturan terkait lalu-lintas masih bersifat umum, seperti penggunaan marka jalan dan lain sebagainya. Padahal, ada beberapa kondisi pengendara yang juga penting untuk diperhatikan secara khusus.

Jika berkaca pada Jepang, negara yang banyak menjual produk kendaraannya di Indonesia itu telah menerapkan beberapa simbol khusus yang wajib diketahui oleh para pengguna jalan. Tujuannya jelas, memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap pengendara dan pengguna jalan. Setidaknya ada empat simbol khusus yang rasanya akan sangat berguna jika diterapkan juga di Indonesia.

1. Simbol Pengemudi Pemula

Stiker di pojok kanan-kiri mobil adalah stiker untuk pengemudi pemula. Sedangkan yang tengah merupakan stiker pengemudi lansia (Foto: yume-peterpan.cocolog-nifty.com)

Saat seseorang baru bisa mengemudi di Jepang, maka ia akan memperoleh stiker yang dinamakan Wakaba dan ditempelkan di belakang mobil. Stiker ini berfungsi untuk memberi tahu pengemudi lain yang ada di belakang bahwa si pengemudi yang punya stiker ini adalah pemula. Oleh karena itu pengemudi lain diharap memberi ruang lebih atau memaklumi jika si pemula ini menyetir dengan tidak biasanya.

2. Simbol Pengemudi Lanjut Usia

Stiker model lama untuk pengemudi lansia. Stiker terbaru desainnya menyerupai kipas (Foto: Tofugu)

Tak hanya pengemudi pemula saja yang mendapat perhatian khusus, karena pengemudi lanjut usia (lansia) juga akan mendapatkan stiker khusus! Stiker yang awalnya berbentuk seperti tetesan air itu kemudian diganti dengan bentuk menyerupai kipas sejak tahun 2011. Melalui stiker ini, pengendara lain di belakang mobil si lansia diharapkan berhati-hati, karena mobil itu dikendarai oleh lansia.

3. Simbol Pengemudi Cacat / Sakit

Simbol untuk pengemudi yang cacat atau sakit (Foto: ara8161)

Pengemudi yang sakit atau cacat semisal menderita penyakit jantung, stroke, cacat di tangan atau kaki, atau cacat di bagian tubuh tertentu akan mendapatkan stiker yang disebut Yotsuba. Sama seperti sebelumnya, stiker ini berguna agar pengemudi lainnya mengetahui bahwa mobil yang ada lambang ini berisi orang yang sedang sakit atau cacat.

4. Simbol Pengemudi Tuli

Simbol pengemudi tuli (Foto: city.odawara.kanagawa.jp)

Jepang masih memberikan kesempatan bagi para penyandang tunarungu atau tuli untuk mengemudi. Untuk menghindari terjadi kecelakaan dan si pengemudi tetap bisa mengemudi dengan aman, maka mobilnya diberikan simbol khusus. Pengendara lain diharapkan bersedia untuk memberi jalan agar si pengemudi tuli bisa mengemudi melaju dengan aman.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY