China akan Perbanyak Kuota Mobil Listrik di Tahun 2018

China akan Perbanyak Kuota Mobil Listrik di Tahun 2018

266
0
BERBAGI
(foto: China Daily)

China merupakan negara dengan tingkat polusi udara paling parah di dunia. Salah satu penyumbang polusi udara terbesar tentu saja dari emisi atau gas buang kendaraan bermotor. Oleh karena itu, tidak heran jika pemerintah China akhir-akhir ini menggalakkan produksi mobil listrik. Bahkan, pemerintah China baru saja menyatakan bahwa mulai tahun 2018 nanti, 8% kendaraan yang dijual para pabrikan harus berupa kendaraan bertenaga listrik.

Kabar yang dimuat dalam berita lansiran Auto Express ini mengatakan bahwa peraturan yang dibuat oleh pemerintah China ini juga akan mewajibkan pabrikan yang gagal memenuhi target 8% tersebut harus membayar denda kepada pabrikan pesaing yang berhasil mencapai atau bahkan mampu melebihi target yang ditentukan tersebut. Pabrikan pesaing yang dimaksud di sini sepertinya adalah para pabrikan lokal China yang memang sudah begitu giat memasarkan produk mobil listrik mereka.

Keuntungan Bagi Produsen Lokal

Regulasi baru ini sangat menarik, karena disebut akan bisa memberikan keuntungan bagi pabrikan lokal seperti BYD dan BAIC yang merupakan dua pabrikan pemasok mobil listrik terbesar di China, yang juga memang telah mendapat subsidi dari pemerintah. Pabikan luar yang tidak memiliki mobil listrik atau hybrid tentu akan terbebani karena harus membayar denda kepada pabrikan China akibat peraturan baru ini.

Selain BYD, BAIC juga merupakan pemasok terbesar mobil listrik di China. (foto: Insideevs)

Akan tetapi, pabrikan asal Jerman, BMW, nampaknya tak begitu kewalahan dengan rencana regulasi ini. BMW yang sudah memasarkan mobil listrik mereka seperti i3, i8, dan plug-in hybrid untuk seri 3 dan 5, menyatakan bahwa mereka akan siap memenuhi target kuota 8% yang diminta pemerintah China. Sementara pabrikan Eropa lainnya, Volkswagen menyiasati aturan ini dengan menggandeng pabrikan mobil listrik lokal Anhui Jianghuai Automobile (JAC Motors) untuk berusaha memenuhi kuota sehingga tidak harus membayar denda yang berlaku.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY