Masih Impor dari India, Kapan Suzuki Ignis Diproduksi di Indonesia?

Masih Impor dari India, Kapan Suzuki Ignis Diproduksi di Indonesia?

230
0
BERBAGI
Suzuki Ignis, bintang baru dari Suzuki Indonesia yang baru saja dirilis. (Foto: Ototaiment)

Kemunculan Suzuki Ignis sejak beberapa waktu lalu sukses membuatnya jadi primadona baru di jajaran lini mobil Suzuki. Maklum, selain menawarkan desain yang menarik, mobil ini juga dijual dengan rentang harga yang cukup kompetitif. Setidaknya kehadiran Ignis bisa menjadi titik balik PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) untuk kembali bersaing di segmen city car 1.200 cc.

Sebagai informasi, unit Ignis yang beredar saat ini masih berstatus CBU (Completely Built Up) dari India. Wajar sebenarnya, mengingat Suzuki menempatkan basis produksi Ignis untuk kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara di Gurugram, India. Lantas, jika Ignis bisa melebihi ekspektasi Suzuki, adakah kemungkinan untuk nantinya dirakit secara lokal di Indonesia?

Tunggu Enam Bulan Kedepan

Andaikan PT SIS merakit Ignis secara lokal, maka diharapkan ada penyesuaian harga yang signifikan sehingga Ignis bisa dijual lebih murah daripada varian CBU. Kalaupun tidak, masih ada opsi mengalokasikan selisih harga pada fitur-fitur yang mampu memberikan nilai lebih sehingga value for money-nya meningkat. Pihak PT SIS sendiri sebenarnya mengakui mampu dan siap merakit Ignis secara lokal karena baik lini produksi maupun sumber daya manusianya sudah kredibel untuk memproduksi mobil tersebut.

JIka mobil ini bisa dirakit secara lokal, akankah harganya lebih murah dari versi CBU? (Foto: Ototaiment)

Sayangnya, proses melokalkan Ignis memang tidak bisa asal seenaknya, karena PT SIS masih harus melakukan evaluasi dan studi pasar selama enam bulan untuk melihat tren penjualan dari Ignis. Jika Ignis mampu mempertahankan penjualannya di angka target, atau bahkan malah melebihi, maka bukan tak mungkin perakitan Ignis secara lokal hanya tinggal tunggu waktu saja. Untuk saat ini, PT SIS masih menganggap penjualan Ignis berada di angka batas bawah dari target mereka, dan mereka memilih menunggu untuk melihat tren pasar yang biasanya baru akan terlihat di bulan ketiga dan keempat sejak produk mulai dijual resmi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY