Jokowi Resmikan Pabrik Baru Misubishi di Indonesia

Jokowi Resmikan Pabrik Baru Misubishi di Indonesia

280
0
BERBAGI
(foto: Kompas)

Setelah melewati proses pembangunan dan uji coba produksi, dua minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 April 2017, Mitsubishi Motors Corporation (MMC) meresmikan pabrik manufaktur baru di Indonesia dengan nilai investasi sebesar 65 miliar yen atau sekitar US$ 565 juta. Pabrik ini kabarnya mampu menampung 3.000 orang karyawan, dan mempunyai kapasitas produksi sebesar 160 ribu unit per tahun.

Pabrik ini akan digunakan Mitsubishi untuk memproduksi Pajero Sport, kendaraan niaga ringan Colt L300, dan juga MPV 7-seater baru yang berbasis pada XM concept. Selain dihadiri oleh Carlos Ghosn sebagai Chairman of MMC dan Osamu Masuko sebagai CEO MMC, peresmian pabrik baru Mitsubishi ini juga dihadiri oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo. Pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri GIIC Deltamas, Kabupaten Bekasi ini, mulai beroperasi setelah proses pembangunan yang berlangsung selama 2 tahun dan didukung PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) ini selesai. MMKI merupakan pabrik yang didirikan bersama MMC, Mitsubishi Corporation (MC), dan PT Krama Yudha (KY) sebagai mitra di Indonesia.

Sebagai Pusat Pengembangan Bisnis MMC di ASEAN

Pembukaan pabrik Mitsubishi di Bekasi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis MMC di wilayah ASEAN. MMC juga memproduksi kendaraan di Thailand dan Filipina. Rencana pengembangan perusahaan didukung Nissan, yang menguasai 34 persen saham grup otomotif pada 2016, ketika MMC bergabung menjadi anggota aliansi global Renault-Nissan Alliance. Masuko mengatakan, “Fasilitas perakitan di Bekasi merupakan simbolisasi ambisi kami untuk menjadi pemimpin pasar di Indonesia. Pabrik ini akan memproduksi kendaraan best selling, Pajero Sport, dan MPV baru untuk memenuhi permintaan terhadap kendaraan penumpang berkualitas tinggi, tangguh, dan dapat diandalkan. Hal ini memungkinkan kami mengembangkan porsi pasar, di mana kami telah berada selama lebih dari 45 tahun.”

Carlos Ghosn dan Presiden Jokowi saat melakukan peresmian pabri baru Mitsubishi di Bekasi. (foto: Tempo)

Permintaan kendaraan di Indonesia, yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, yakni 260 juta penduduk, diprediksi dapat tumbuh lebih cepat dibanding ekonomi secara global. Dengan rasio kepemilikan kendaraan bermotor 78 unit per 1.000 orang, tertinggal dari Tiongkok dan kurang dari setengah dari rasio kepemilikan di Thailand. Pengembangan bisnis MMC di Indonesia merupakan kelanjutan investasi untuk penambahan kapasitas produksi di Thailand dan Filipina dalam beberapa tahun terakhir, memanfaatkan pembangunan jangka panjang di wilayah ASEAN.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY